Tampilkan postingan dengan label Biokimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biokimia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2011

Mikrobiologi Pangan

Mikrobiologi Pangan

Mikrobiologi yaitu suatu ilmu yang mempelajari makhluk hidup yang sangat kecil yang hanya Mikrobiologi Pangan

Mikrobiologi yaitu suatu ilmu yang mempelajari makhluk hidup yang sangat kecil yang hanya sanggup dilihat dengan memakai lensa pembesar atau mikroskop. Makhluk yang sangat kecil tersebut disebut mikroorganisme atau mikroba, dan ilmu yang mempelajari wacana mikroba yang sering ditemukan pada pangan disebut mikrobiologi pangan.

Pertumbuhan mikroba pada pangan sanggup menimbulkan banyak sekali perubahan, baik yang merugikan maupun yang menguntungkan. Mikroba yang merugikan contohnya yang menimbulkan kerusakan atau kebusukan pangan, dan yang sering menimbulkan penyakit atau keracunan pangan. Sedangkan mikroba yang menguntungkan yaitu yang berperan dalam proses fermentasi pangan, contohnya dalam pembuatan tempe,oncom, kecap, tauco, tape, dan lain-lain. Oleh alasannya yaitu itu dengan mengetahui sifat-sifat mikroba pada pangan kita sanggup mengatur kondisi sedemikian rupa sehingga pertumbuhan mikroba yang merugikan sanggup dicegah, sedangkan mikroba yang menguntungkan dirangsang pertumbuhannya.

Mikrobiologi yaitu suatu ilmu yang mempelajari makhluk hidup yang sangat kecil yang hanya Mikrobiologi Pangan

Jenis-jenis Mikroorganisme

Beberapa basil patogen yang sanggup menjadikan keracunan melalui pangan adalah:

1. Bacillus cereus

Bacillus cereus merupakan basil yang berbentuk batang, tergolong basil Gram-positif, bersifat aerobik, dan sanggup membentuk endospora. Keracunan akan timbul jikalau seseorang menelan basil atau bentuk sporanya, kemudian basil bereproduksi dan menghasilkan toksin di dalam usus, atau seseorang mengkonsumsi pangan yang telah mengandung toksin tersebut.

Gejala keracunan:

Bila seseorang mengalami keracunan yang disebabkan oleh toksin penyebab diare, maka tanda-tanda yang timbul bekerjasama dengan jalan masuk pencernaan serpihan bawah berupa mual, nyeri perut menyerupai kram, diare berair, yang terjadi 8-16 jam sehabis mengkonsumsi pangan

2. Clostridium botulinum

Clostridium botulinum merupakan basil Gram-positif yang sanggup membentuk spora tahan panas, bersifat anaerobik, dan tidak tahan asam tinggi. Toksin yang dihasilkan dinamakan botulinum, bersifat meracuni saraf (neurotoksik) yang sanggup menimbulkan paralisis. Toksin botulinum bersifat termolabil. Pemanasan pangan hingga suhu 800 C selama 30 menit cukup untuk merusak toksin. Sedangkan spora bersifat resisten terhadap suhu pemanasan normal dan sanggup bertahan hidup dalam pengeringan dan pembekuan.

Gejala keracunan:

Gejala botulism berupa mual, muntah, pening, sakit kepala, pandangan berganda, tenggorokan dan hidung terasa kering, nyeri perut, letih, lemah otot, paralisis, dan pada beberapa kasus sanggup menimbulkan kematian. Gejala sanggup timbul 12-36 jam sehabis toksin tertelan. Masa sakit sanggup berlangsung selama 2 jam hingga 14 hari.

3. Staphilococcus aureus

Terdapat 23 spesies Staphilococcus, tetapi Staphilococcus aureus merupakan basil yang paling banyak menimbulkan keracunan pangan. Staphilococcus aureus merupakan basil berbentuk kokus/bulat, tergolong dalam basil Gram-positif, bersifat aerobik fakultatif, dan tidak membentuk spora. Toksin yang dihasilkan basil ini bersifat tahan panas sehingga tidak gampang rusak pada suhu memasak normal. Bakteri sanggup mati, tetapi toksin akan tetap tertinggal. Toksin sanggup rusak secara sedikit demi sedikit ketika pendidihan minimal selama 30 menit.

Gejala keracunan:

Gejala keracunan sanggup terjadi dalam jangka waktu 4-6 jam, berupa mual, muntah (lebih dari 24 jam), diare, hilangnya nafsu makan, kram perut hebat, distensi abdominal, demam ringan

Beberapa basil patogen yang sanggup menginfeksi badan melalui pangan sehingga menimbulkan sakit adalah:

1. Salmonella

Salmonella merupakan basil Gram-negatif, bersifat anaerob fakultatif, motil, dan tidak menghasilkan spora. Salmonella bisa terdapat pada materi pangan mentah, menyerupai telur dan daging ayam mentah serta akan bereproduksi bila proses pamasakan tidak sempurna. Sakit yang diakibatkan oleh basil Salmonella dinamakan salmonellosis.

Gejala keracunan:

Pada kebanyakan orang yang terinfeksi Salmonella, tanda-tanda yang terjadi yaitu diare, kram perut, dan demam yang timbul 8-72 jam sehabis mengkonsumsi pangan yang tercemar. Gejala lainnya yaitu menggigil, sakit kepala, mual, dan muntah. Gejala sanggup berlangsung selama lebih dari 7 hari. Banyak orang sanggup pulih tanpa pengobatan, tetapi benjol Salmonella ini juga sanggup membahayakan jiwa terutama pada anak-anak, orang lanjut usia, serta orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh.

2. Clostridium perfringens

Clostridium perfringens merupakan bekteri Gram-positif yang sanggup membentuk endospora serta bersifat anaerobik. Bakteri ini terdapat di tanah, usus insan dan hewan, daging mentah, unggas, dan materi pangan kering. Clostridium perfringens dapat menghasilkan 5 enterotoksin yang tidak dihasilkan pada masakan sebelum dikonsumsi, tetapi dihasilkan oleh basil di dalam usus.

Gejala keracunan:

Gejala keracunan sanggup terjadi sekitar 8-24 jam sehabis mengkonsumsi pangan yang terkontaminasi bentuk vegetatif basil dalam jumlah besar. Di dalam usus, sel-sel vegetatif basil akan menghasilkan enterotoksin yang tahan panas dan sanggup menimbulkan sakit. Gejala yang timbul berupa nyeri perut, diare, mual, dan jarang disertai muntah. Gejala sanggup berlanjut selama 12-48 jam, tetapi pada kasus yang lebih berat sanggup berlangsung selama 1-2 ahad (terutama pada belum dewasa dan orang lanjut usia).

3. Escherichia coli

Bakteri Escherichia coli merupakan mikroflora normal pada usus kebanyakan binatang berdarah panas. Bakteri ini tergolong basil Gram-negatif, berbentuk batang, tidak membentuk spora, kebanyakan bersifat motil (dapat bergerak) memakai flagela, ada yang memiliki kapsul, sanggup menghasilkan gas dari glukosa, dan sanggup memfermentasi laktosa. Kebanyakan strain tidak bersifat membahayakan, tetapi ada pula yang bersifat patogen terhadap manusia, menyerupai Enterohaemorragic Escherichia coli (EHEC). Escherichia coli O157:H7 merupakan tipe EHEC yang terpenting dan berbahaya terkait dengan kesehatan masyarakat.

E. coli dapat masuk ke dalam badan insan terutama melalui konsumsi pangan yang

tercemar, contohnya daging mentah, daging yang dimasak setengah matang, susu mentah, dan cemaran fekal pada air dan pangan.

Gejala keracunan:

Gejala penyakit yang disebabkan oleh EHEC yaitu kram perut, diare (pada beberapa kasus sanggup timbul diare berdarah), demam, mual, dan muntah. Masa inkubasi berkisar 3-8 hari, sedangkan pada kasus sedang berkisar antara 3-4 hari.

Bakteri pada pencemaran masakan lainnya yaitu :

a. Clostridium Welchii dan Perfringens

Bakteri ini biasanya terdapat dalam makanan-makanan kaleng, lantaran spora-spora yang tidak mati dalam proses pasteurisasi. Dalam keadaan tertutup dengan pernafasan anaerob dari basil ini dan suhu yang menguntungkan, maka spora-spora tersebut sanggup tumbuh menjadi basil serta menghasilkan toksin.

b. Pseudomonas Cocovenenans

Pseudomonas Cocovenenans terdapat pada tempe bongkrek, yaitu masakan khas di Jawa tengah yang terbuat dari ampas kelapa.

c. Neurospora Sitophila

Bakteri ini terdapat pada oncom yang dalam pembuatannya memakai ragi berupa jamur Monilia Sitophila yaitu salah satu spesies jamur tak sempurna.

d. Aspergillus Flavus

Bakteri ini terdapat pada udang dalam kondisi tertentu yang menimbulkan basil ini berkembang dan menghasilkan racun Aflatoksin yang berbahaya sekali jikalau hingga termakan.

e. Clostridia Anaerob

Bakteri ini berkembang dalam produksi pengalengan daging di mana pemanasan yang dilakukan tidak cukup.

f. Clostridium Aerofoeticum dan C. Welchii

Ciri dari pencemaran masakan oleh basil ini yaitu adanya busuk busuk pada masakan tersebut.

 

Referensi:

Achmad Djaeni Sediaoetama,Prof.DR.MSc, Ilmu Gizi,Dian Rakyat, jilid II, Jakarta,1989

Alan Berg and Robert J. Muscat, Faktor Gizi, Bharata Karya Aksara, Jakarta, 1987

A. Tresna Sastrawijaya, MSc, Pencemaran Lingkungan, Rineka Cipta, Jakarta, 1991

Majalah Kesehatan, edisi III, 1992

Rabu, 13 April 2011

Bahan Bakar Otak

TpsygqXAtwJXIFnsQYYIZvAHEvHQItEcSJarbToUy Bahan Bakar Otak 
Kehidupan insan sungguh luar biasa. Penuh keajaiban dalam tiap sel penyusun tubuhnya. Hal ini sudah niscaya sanggup meningkatkan kadar kepercayaan kita pada Sang Pencipta, apabila kita sungguh-sungguh mencermatinya. Yang akan sedikit saya bahas disini ialah wacana Otak. Bukan wacana apa saja bagian-bagian otak itu, bukan pula wacana proses otak mengolah data. Tapi bagaimana hubungan kesehatan otak dengan proses mencar ilmu yang kita lakukan.

Hal ini dirasa perlu, untuk membantu kita dalam mengoptimalkan proses pembelajaran yang kita lakukan, dalam kelas, maupun dalam bekerja.

Otak insan ialah struktur pusat pengaturan yang mempunyai volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak insan bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh tubuh dan pemikiran manusia. Oleh lantaran itu terdapat kaitan bersahabat antara otak dan pemikiran.

Sel-sel otak yang sedemikian banyaknya ternyata hanya memerlukan dua komponen zat sebagai materi bakarnya, yaitu Oksigen (O2) dan glukosa (C6H12O6). Bahan bakar disini berfungsi sebagai pelopor dalam kerja otak. Apabila materi bakar otak cukup memadai, kinerja otak akan baik.

Namun, apabila jumlah Oksigen dan glukosa yang minimum dalam darah, akan mengakibatkan rasa lelah dan mengantuk. Hal ini yang tidak kita inginkan terjadi dikala kita sedang belajar, atau sedang bekerja. Karena hasilnya niscaya tidak maksimal. Dan sayangnya, bencana ini sering sekali menghampiri kita.

Makan makanan yang mengandung glukosa (terutama buah) dalam jumlah yang memadai akan sangat membantu meningkatkan kemampuan otak dalam hal akurasi memori kerja, perhatian, dan fungsi motorik.

Selain oksigen dan glukosa, jumlah air juga perlu diperhatikan. Air yang dimaksudkan disini ialah air putih, bukan air soda, teh, kopi, atau yang lainnya. Air mempunyai kegunaan untuk menjaga kesehatan otak, lantaran otak terdiri dari 72-78% cairan. Air dibutuhkan untuk transmisi sinyal neuron dalam otak. Apabila kekurangan air, maka kecepatan transmisi dan efisiensi otak akan menurun. Selain itu air yang cukup sanggup membantu paru-paru dalam proses transfer oksigen dalam darah.

Nah, untuk proses pembelajaran yang optimal, sebaiknya kita tidak makan terlalu kenyang sebelum memulai belajar, hal ini disebabkan oleh (1) bila terlalu kenyang, akan banyak darah yang terkonsentrasi dalam proses pencernaan. Akibatnya, supply darah ke otak menjadi berkurang dan akhirnya kita akan mengantuk. (2) lantaran makanan pokok orang indonesia ialah nasi dengan jumlah karbohidrat yang tinggi, maka jikalau terlalu banyak jumlahnya dalam tubuh kita, akan mengakibatkan kadar gula darah dalam darah meningkat yang juga akan mengakibatkan kita mengantuk.

Selain itu, apabila zat-zat yang dibutuhkan otak kita telah kita sediakan dengan baik dan mencukupi, tinggal perjuangan kita untuk memaksimalkan kerja otak kita yang perlu kita cukupkan. Karena bagaimanapun juga, perjuangan kita ialah kunci keberhasilan kita.

::semangat, untuk menjadi maksimal::

sumber:

- Gunawan, Adi.W.. 2007. Genius Learning Strategi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sabtu, 09 April 2011

Potensi Minyak Bawang Putih Sebagai Santunan Terhadap Penyakit Jantung Pada Diabetes

 Bawang putih mengandung minyak yang sanggup membantu mencegah cardiomyopathy Potensi Minyak Bawang Putih sebagai Perlindungan terhadap Penyakit Jantung pada Diabetes
Bawang putih mengandung minyak yang sanggup membantu mencegah cardiomyopathy, membentuk penyakit jantung yang terkemuka penyebab maut pada orang dengan diabetes 

" Disfungsi kontraktil jantung dan Apoptosis dalam streptozotocin-induced Tikus Diabetik Apakah terbantu dengan Suplementasi Minyak Bawang Putih "

Jurnal dan Makanan Kimia Pertanian

Bawang putih telah "signifikan" berpotensi untuk mencegah cardiomyopathy, suatu bentuk penyakit jantung yang merupakan penyebab utama maut pada penderita diabetes, para ilmuwan telah menyimpulkan dalam sebuah studi baru. Laporan mereka, yang juga menjelaskan mengapa orang dengan diabetes berisiko tinggi untuk kardiomiopati diabetes, muncul dalam ACS '-mingguan Journal bi Pertanian dan Pangan Kimia.
Wei-Wen Kuo dan rekan mencatat bahwa orang dengan diabetes mempunyai minimal dua kali risiko maut akhir penyakit jantung menyerupai orang lain, dengan akuntansi penyakit jantung untuk 80 persen dari semua maut terkait diabetes. Mereka terutama rentan terhadap suatu bentuk penyakit jantung disebut kardiomiopati diabetes, yang terbakar dan jaringan otot melemahkan jantung. Kelompok Kuo mempunyai petunjuk dari studi sebelumnya bahwa bawang putih sanggup melindungi terhadap penyakit jantung secara umum dan juga membantu mengontrol kadar gula darah tinggi absurd yang terjadi pada diabetes. Tapi mereka menyadari bahwa beberapa studi telah dilakukan khusus pada imbas bawang putih terhadap cardiomyopathy diabetes.
Para ilmuwan memberi makan baik minyak bawang putih atau minyak jagung pada tikus laboratorium dengan diabetes. Hewan yang diberikan minyak bawang putih mengalami perubahan yang bermanfaat yang terkait dengan sumbangan terhadap kerusakan jantung. Perubahan sepertinya dikaitkan dengan sifat antioksidan berpengaruh minyak bawang putih, para ilmuwan mengatakan, menambahkan bahwa mereka mengidentifikasi lebih dari 20 zat dalam minyak bawang putih yang sanggup berkontribusi pada efek. "Kesimpulannya, minyak bawang putih mempunyai potensi yang signifikan untuk melindungi hati dari diabetes-cardiomyopathy diinduksi,". 


#sumber: http://portal.acs.org

Minggu, 27 Maret 2011

Golongan Darah

Golongan Darah Dunia


 Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa Golongan Darah
 Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa Golongan Darah
 Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa Golongan Darah

Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 golongan darah yang berbeda, dengan perbandingan persentase sbb : Golongan Darah O (46 %), Golongan Darah A (40%), Golongan Darah B (10 %), Golongan Darah AB (4 %).
Dan dari sifat dan jenis masakan yang sesuai dengan golongan darahnya, maka dikategorikan sbb :
- Golongan Darah O   : Carnivore / Pemburu.
- Golongan Darah A  : Vegetarian.
- Golongan Darah B  : Omnivore Seimbang.
- Golongan Darah AB : Diet Campuran.
Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik  jari kita.
Golongan darah mempengaruhi :
- Sistem pencernaan,
- Kemampuan tubuh dalam merespon stress,
- Keadaan mental,
- Efisiensi metabolisme,
- Kekuatan system daya tahan tubuh,
- Kemampuan aktivitas.
Kita bisa mencicipi perbedaan dari golongan darah ini dari hal-hal sbb :
- Saat mengkonsumsi produk kesehatan, ada yang mencicipi khasiatnya, ada yang tidak mencicipi khasiatnya.
- Malam sehabis minum kopi, ada yang bisa tidur, tetapi ada yang tidak bisa tidur, sehingga ada yang sengaja minum kopi supaya tidak gampang merasa ngantuk.
Sehingga sanggup disimpulkan bahwa Makanan bagi seseorang bisa merupakan racun bagi orang yang lain (”One Man’s Food, Another Man’s Poison“).
- Makan = reaksi kimia antara darah dengan masakan yang kita makan atau pemanis yang kita konsumsi.
- Makanan mengandung protein yang disebut lektin.
- Golongan darah kita terprogram secara genetik untuk mendapatkan atau menolak lektin makanan-makanan tertentu.
- Lektin yang bertentangan dengan golongan darah akan terkumpul dalam organ tubuh menyerupai hati, ginjal, otak, lambung, usus, dll atau system tubuh mulai menggumpalkan sel-sel di kawasan tersebut. Proses penggumpalan itu disebut aglutinasi (”agglutination” dan akan mengganggu pencernaan, metabolisme dan system daya tubuh. Akibatnya akan timbul penyakit kronis menyerupai :  radang sendi (arthritis), radang usus besar (colitis), kolestrol tinggi, anemia, tekanan darah tinggi, stress, kelebihan berat tubuh (obesitas), depresi, diabetes melitus, dan kecanduan masakan (food carvings).
Dampak dari makan masakan tidak sesuai dengan golongan darah, maka sel darah akan terkontaminasi, antara lain berupa :
- CRT : Parasites,
- CRT : Poor Foundation,
- CRT : Calcium Def,
- CRT : Cholestrol,
- CRT : Oxidised Fat + Bad Viral Activity,
- CRT : Rouleaux.
Untuk membantu menormalkan kembali sel-sel darah yang telah terkotori ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi LEGREEN, yang mempunyai fungsi utama sbb :
- Memberi nutrisi lengkap untuk seluruh tubuh biar berfungsi dengan optimal,
- Membuang toksin dan lektin yang menempel maupun yang berkumpul di organ dan system sehingga membantu mencegah penyakit kronis.
Hasil dari mengkonsumsi LEGREEN sanggup dilakukan dengan analisa sel hidup (”Life Blood Analysis“).
 

Tahukah Golongan Darah Anda?

 Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa Golongan Darah
Ternyata belum semua orang tahu apa golongan darah nya.
Ada juga orang yang bergotong-royong sudah tahu golongan darahnya, tetapi sebab jarang berurusan dengan kasus golongan darah ini, jadi lupa atau ragu-ragu apakah golongan darahnya. Sehingga ketika ditanyakan apakah golongan darahnya menjadi ragu-ragu atau galau untuk menjawabnya.
Orang awam biasanya hanya tahu bahwa golongan darah diharapkan ketika ada keperluan transfusi darah saja, memang hal ini benar, tetapi bergotong-royong kebutuhan pengetahuan mengenai golongan darah sangatlah luas jangkauannya, bukan hanya sekedar urusan transfusi darah saja.
Dalam keadaan darurat, menyerupai ketika kecelakaan, ketika di rumah sakit, ketika seseorang memerlukan tambahan darah dalam keadaan darurat, maka orang harus tahu apa golongan darahnya, sebab transfusi darah hanya dilakukan dengan darah dari golongan darah yang sama.
Kita semua tahu ada golongan darah A, B, AB, dan O. Golongan darah anak akan ditentukan oleh kombinasi golongan darah kedua orang tuanya. Karenanya golongan darah juga dipakai untuk memastikan seseorang yaitu anak kandung dari ayah ibu nya atau bukan.
Dan ternyata setiap golongan darah mempunyai sifatnya sendiri dan memperlihatkan reaksi yang berbeda-beda terhadap jenis masakan yang dikonsumsinya. Karenanya ada contoh masakan yang sesuai dengan golongan darah seseorang.
Dan ternyata contoh masakan sesuai golongan darah akan menentukan kesehatan seseorang, bukan hanya kesehatan sesaat, tetapi juga kesehatan dalam jangka panjang, artinya kesehatan sehabis umurnya mulai menanjak senja pun akan sangat ditentukan oleh apa yang dulunya pernah dikonsumsi seseorang ketika masih muda.
Walaupun ketika ini kita masih sehat, ataupun mulai sakit-sakitan jawaban salah contoh makan tidak sesuai golongan darah, tetapi belum terlambat untuk mengenal contoh makan sesuai golongan darah, dan kembali kepada contoh makan yang benar, biar kita bisa menjalankan hari-hari ke depan dengan lebih sehat dan terhindar dari penyakit kritis yang bisa menyusahkan hidup kita.
 

Pola Makan Golongan Darah


Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 Golongan Darah yang berbeda, yaitu  Golongan darah A, B, AB, dan O. Dengan persentase nya sbb : Golongan darah A : 40 %, Golongan darah B : 10 %, Golongan Darah AB : 4 %, Golongan Darah O : 46 %.
Golongan darah mempengaruhi :
  • System pencernaan
  • Kemampuan tubuh merespons terhadap stress
  • Keadaan mental
  • Efisiensi metabolisme
  • Kekuatan system daya tahan tubuh
  • Kemampuan aktivitas
Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik jari kita.
Karena perbedaan dampak masakan pada masing-masing golongan darah, maka : Makanan bagi anda mungkin bisa jadi racun bagi orang lain ( One Man’s Food, Another Man’s Poison).
Berikut rangkuman pola makanan yang tidak sesuai dan yang tidak sesuai dengan masing-masing golongan darah :
1. Golongan Darah AB ( 4 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah AB :
- Ayam, sapi, bebek, burung dara, rusa, babi, angsa, burung puyuh.
- Buncis, chikpea, kacang hitam, buncis lima.
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Kopi.
- Pisang, kelapa / santan, jambu biji, mangga, delima, jeruk, belimbing, alpukat.
- Jagung, jamur, lobak (radish), tauge, asinan, lobak putih.
- Telor bebek.
Makanan yang  SESUAI dengan Golongan Darah AB :
- Kalkun, domba, kelinci, kambing.
- Kacang kedelai, tahu, tempe.
- Seafood (kecuali yang berkulit keras, menyerupai : tiram, kerang, kepiting).
- Bijian, menyerupai : kacang tanah, kenari, kacang merah.
- Rumput maritim (kelp).
- Anggur, kiwi, jeruk bali, nanas, semangka, cranberry, mulbery, pepaya.
- Alfafa, wortel, brokoli, bit, sledri, terong, kentang manis, kol kembang, mentimun, jahe, bawang putih, ubi jalar, talas (yam).
- Telur putih (telur ayam).
Pola makan Golongan Darah AB ini merupakan Diet Campuran, dan mempunyai laba dan intoleransi dari Golongan Darah A dan Golongan Darah B.
2. Golongan Darah B ( 10 % polpulasi dunia ) :
Makanan yang  TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah B :
- Ayam, babi, bebek, burung dara, angsa, burung puyuh.
- Seafood (yang berkulit keras, menyerupai : tiram, kerang, kepiting).
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Kacang-kacangan & biji-bijian, menyerupai : tauge, kacang kedelai, kacang tanah, biji wijen, chickpea).
- Kesemak, delima, belimbing, kelapa (santan), mangga.
- Tomat, alpukat, jagung, lobak, labu.
- Telor bebek, telor burung puyuh.
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah B :
- Telor ayam.
- Kambing, rusa, domba, kelinci.
- Licorice (sejenis kayu manis).
- Pisang, anggur, nanas, kiwi, semangka, mulberry, pepaya, apel.
- Bit, brokoli, terong, jahe, wortel, sayuran hijau bayam, sawi, kol kembang, kubis, bawang putih, paprika, ubi jalar, talas (yam), ginseng.
Pola masakan Golongan Darah B merupakan Omnivore Seimbang, diet bervariasi dan satu-satunya golongan yang cocok dengan hasil perternakan.
3. Golongan Darah A (  40 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah A :
- Sapi, kambing, bebek, babi, domba, rusa, kelinci, angsa, burung puyuh.
- Susu sapi dan produk susu sapi.
- Kacang mente, kacang merah, buncis lima.
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Pisang, kelapa /santan, melon, mangga, jeruk, pepaya.
- Kentang, tomat, asinan, acar, terong, kubis, lada, cabe, talas (yam).
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah A :
- Seafood (kecuali yang berkulit keras, menyerupai : tiram, kerang, kepiting).
- Makanan yang terbuat dari kedelai, menyerupai : tahu, tempe.
- Kopi.
- Apricot, nanas, jeruk bali, limau, lemon, apel, anggur, strawberi, jambu biji, semangka, mulberry.
- Alfafa, brokoli, lobak putih, jahe, labu, wortel, bawang putih, seledri, bawang merah.
Pola masakan Golongan Darah A merupakan Vegetarian (tinggi karbohidrat, rendah lemak, tinggi protein nabati).
4. Golongan Darah O ( 46 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah O :
- Tepung terigu, menyerupai : roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Babi, burung puyuh.
- Susu dan produk susu.
- Kopi.
- Pir asia, jeruk, melon, kelapa / santan, kiwi, strawberry.
- Alfalfa, kol kembang, alpukat, zaitun hitam, jagung, mentimun, kentang (semua jenis), asinan, kubis, kolam choy.
- Telur puyuh.
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah O :
- Rumput maritim (kelp).
- Seafood.
- Sapi, domba, rusa, kambing, kelinci.
- Jambu biji, nanas, ceri, apel, aprikot, kurma, pepaya, mulberry.
- Brokoli, kelp, wortel, labu, colland hijau, lada, okra, lobak putih, parsley, sledri, talas (yam), bawang putih, jahe, singkong, ubi jalar.
Pola makan Golongan Darah O merupakan Carnivore (Pemburu). Makan daging (protein tinggi, rendah karbohidrat dan lemak), dan menghindari masakan gandum, terigu dan sebagian besar biji-bijian.
Dengan mengetahui Pola Makanan Golongan Darah, maka kita bisa menentukan apakah kita akan mengikuti contoh makan ini atau tidak dan semua itu kembali kepada keputusan kita. Tidak ada ketentuan dan peraturan mengenai apa yang boleh kita makan dan tidak sehubungan dengan golongan darah ini, tetapi bila kita mengikuti contoh masakan golongan darah ini maka kita akan mendapatkan kenyataan bahwa kita akan menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit-penyakit kronik.
Memang dalam kenyataannya agak sulit kadang kala untuk menjalankan contoh makan golongan darah secara sempurna, sebab dalam hidup, kita tentu kadang kala ingin mencicipi masakan yang enak, atau makan pada pesta-pesta dan resepsi, atau kadang kala masakan yang tersedia pada saat-saat tertentu tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Bukannya berarti kemudian kita tak usah makan atau tidak makan dalam kondisi tersebut, tetapi bila kita bisa menjalankan contoh makan golongan darah semaksimal mungkin maka akan lebih oke hasil kesehatan kita.
Semoga sehabis kita mengetahui golongan darah kita, maka selanjutnya kita bisa menjadi lebih sehat dan terhindar dari sakit jawaban salah contoh makan tidak sesuai dengan golongan darahnya..
 
Semoga bermanfaat..
Sumber:
PT. Viamore International
http://asnawilim.com

Sabtu, 19 Maret 2011

Ilmu Pangan Dan Gizi

Ilmu Gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara kuliner yang dimakan dengan kesehatan badan yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Pertimbangan bagi konsumen untuk memilih, membeli, dan mengonsumsi makanan

1. Cita rasa ( faktor utama)

2.Pertimbangan harga,

3.Kepraktisan penyajian,

4.Kemudahan mendapatkan, dan

5.Manfaat bagi kesehatan

Dapat berubah urutannya tergantung kondisi konsumen

Zat gizi ada yang esensial (tidak sanggup disintesis oleh tubuh) dan tidak esensial (dapat disintesis oleh tubuh).

Ilmu Gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara kuliner Ilmu Pangan dan Gizi

Zat gizi digolongkan ke dalam 6 (enam) kelompok utama, yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.

Fungsi umum zat gizi di dalam badan adalah:

a. untuk sumber energi;

b. untuk pertumbuhan dan mempertahankan jaringan-jaringan tubuh;

c. untuk mengatur proses-proses di dalam tubuh.

 

Fungsi Zat Gizi dan Sumbernya dalam Bahan Makanan

KELOMPOK ZAT GIZI MAKRO

A. KARBOHIDRAT

Karbohidrat ialah monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Tiga macam monosakarida yang merupakan pembentuk disakarida ialah glukosa, fruktosa, dan galaktosa. Tiga macam disakarida ialah sukrosa, maltosa, dan laktosa. Sedangkan polisakarida yang umum ialah pati, dekstrin, glikogen, serta polisakarida struktural (sering disebut serat tanaman).

Fungsi karbohidrat ialah sebagai sumber energi,

1) Menghasilkan energi

2) Cadangan tenaga bagi badan

3) Memberikan rasa kenyang

Karbohidrat dalam Bahan Makanan

Karbohidrat banyak terdapat dalam materi kuliner nabati, berupa gula sederhana, heksosa, pentosa, maupun karbohidrat dengan berat molekul yang komplek ibarat pati, pektin, selulosa, dan lignin.

2. LIPID / LEMAK

Terbentuk dari 95% asam lemak & gliserol. Lemak merupakan sumber energi selain karbohidrat dan protein. Dengan adanya kelebihan konsumsi lemak yang tersimpan sebagai cadangan energi, maka kalau seseorang berada dalam kondisi kekurangan kalori, maka lemak merupakan cadangan pertama yang akan dipakai untuk mendapat energi sesudah protein.

Oleh sebab itu, dengan adanya cadangan lemak, maka penggunaan protein sebagai energi akan sanggup dihemat. Namun hal ini tentu saja hanya bersifat sementara.

Lemak dalam kuliner

Lemak dan minyak terdapat pada hampir semua materi pangan dengan kandungan yang berbeda-beda. Tetapi lemak dan minyak sering kali ditambahkan dengan sengaja ke materi kuliner dengan aneka macam tujuan.

Dalam pengolahan makanan, minyak dan lemak berfungsi sebagai penghantar panas, ibarat minyak goreng, shortening (mentega putih), lemak (gajih), mentega,dan margarin.

C. PROTEIN

Protein ialah sumber asam–asam amino yang mengandung unsur-unsur Carbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), dan Nitrogen (N) yang tidak dimiliki lemak dan karbohidrat.

Molekul protein juga mengandung fosfor, belerang, dan ada jenis protein yang mengandung unsur logam ibarat besi dan tembaga.

Protein dibuat dari unit-unit pembentuknya yang disebut asam amino.

Dua golongan asam amino ialah asam amino esensial dan asam amino nonesensial. Asam-asam amino esensial ialah isoleusin, leusin, lysin, methionin, fenilalanin, threonin, triptofan, valin, dan histidin.

Bahan kuliner sumber protein

Menurut sumbernya protein terbagi dua, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani ialah protein yang berasal dari aneka macam materi kuliner dari hewan, sedangkan protein nabati ialah protein yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan.

Bahan-bahan kuliner yang banyak mengandung protein hewan:

Daging,Ikan, Telur, Susu

Bahan-bahan kuliner yang banyak mengandung Protein nabati:

Beras sebagai sumber protein dan kacang-kacangan

KELOMPOK ZAT GIZI MIKRO

D. VITAMIN

Vitamin

Vitamin dikenal sebagai suatu kelompok senyawa organik yang tidak termasuk dalam golongan protein, karbohidrat, maupun lemak. Senyawa ini terdapat dalam jumlah yang kecil dalam materi kuliner tapi sangat penting peranannya bagi badan untuk menjaga kelangsungan kehidupan serta pertumbuhan.

Ada dua golongan vitamin, yaitu vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin yang larut lemak ialah vitamin A, D, E, dan K. Sedangkan vitamin yang larut air ialah thiamin, riboflavin, niacin, piridoksin, asam pantothenat, asam folat, biotin, vitamin B12, choline, inositol, dan vitamin C.

Kedua golongan vitamin tersebut mempunyai sifat umum sendiri-sendiri. Fungsi umum vitamin ialah sebagai kepingan dari enzim atau koenzim, mempertahankan fungsi aneka macam jaringan, membantu proses pertumbuhan dan pembentukan sel-sel baru, serta membantu pembuatan senyawa dalam tubuh.

Vitamin A

Fungsi vitamin A bagi tubuh.

- Sebagai materi untuk menciptakan rodopsin yang dibutuhkan dalam proses penglihatan.

- Untuk pemeliharaan jaringan pelapis.

- Untuk membantu proses pertumbuhan tubuh.

Vitamin D

Tidak ibarat halnya vitamin-vitamin lain, vitamin D sanggup disintesis dalam badan insan dan binatang dalam bentuk vitamin D2. laju sintesis vitamin D dalam kulit tergantung jumlah sinar matahari yang diterima serta konsentrasi pigmen di kulit. Agar badan tidak kekurangan vitamin D, maka dianjurkan untuk selalu memanfaatkan sinar matahari untuk kesehatan, terutama di pagi hari Dikenal 4 macam vitamin D, yaitu vitamin D2, D3, D6, dan D4. Vitamin D1 tidak ada. Vitamin D2 terdapat di dalam tumbuh tumbuhan dan disebut kalsiferol, sedangkan vitamin D3 terdapat didalam badan binatang tekenal dengan nama ergosterol yang apabila terkena sinr matahari ( sinar ultra violet ) akan bermetamorfosis vitamin D aktif. Vitamin D tidak begitu penting artinya di negara beriklim tropis sebab agak jarang ditemukan penyakit tanggapan kekurangan vitamin ini, kecuali dibeberapa daerah tertentu.

Fungsi Vitamin D Bagi Tubuh

- Mengatur metabolisme garam dapur.

- Menggiatkan perembesan gram kapur dan garam fosfor.

- Mengatur pembentukan garam fosfor dalam badan yang dipakai untuk pengerasan tulang.

Vitamin E

Vitamin E dianggap besar lengan berkuasa pada kesanggupan bereproduksi. Hewan-hewan yang dalam makanannya kekurangan vitamin E akan menjadi mandul.

Hewan betina yang kekurangan vitamin E ini pada telurnya akan berdegenerasi, sedangkan pada hewan-hewan jantan akan mengkibatkan penghambtan dalam pembentukan sel jantan (sperma). Bagi insan belum terang apakah besar lengan berkuasa atau tidak. Vitamin ini terdapat dalam biji-bijian yang sedang tumbuh.

Ekstrak dari tumbuhan ibarat sayuran dan buah-buahan yang kaya akan vitamin E, dimanfaatkan sebagai materi kosmetika. Selain itu sumber-sumber vitamin E yang natural perlu dikonsumsi mengingat pentingnya fungsi vitamin ini bagi tubuh. Dengan mengkonsumsi sumber vitamin E yang bermacam-macam tentu saja kita akan sanggup memperoleh vitamin ini dalam jumlah yang mencukupi kebutuhan.

Vitamin K

Vitamin K disebut juga vitamin koagulasi. Mula-mula ditemukan sebagai senyawa yang sanggup mencegah terjadinya perdarahan yang parah pada ayam. Vitamin K mendorong terjadinya pengumpalan darah secara normal.

Vitamin K penting artinya dalam pembekuan darah, sebab vitamin ini mempengaruhi pembentukan protrombin dalam hati.

Jika kekurangan vitamin ini maka protrombin dalam darah akan berkurang. Akibatnya, kalau terjadi luka, maka luka ini akan sukar berhenti mengeluarkan darah sebab luka sukar menutup.

Vitamin ini dibuat oleh bakteri-bakteri dalam usus. Bahan-bahan kuliner ibarat hati dan sayur-syuran yang berdaun hijau banyak mengandung vitamin ini.

Sumber utama vitamin K ialah hati dan sayuran ibarat bayam, kubis, dan brokoli. Sedangkan biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran lain miskin akan vitamin K.

Vitamin C

Vitamin C dalam badan mempunyai kegunaan dalam dalam pembentukan dan pemeliharaan zat perekat yang menghubungkan sel-sel dengan sel dari aneka macam jaringan.

Vitamin C umumnya banyak sekali terdapat dalam materi makanan, ibarat buah-buahan yang masak. Cadangan vitamin C dalam badan dalam kelenjar adrenalin, kelenjar tumys dan lainlain.

Sumber Vitamin C

Sumber vitamin C sebagian besar berasal dari sayuran dan buah-buahan, terutama buah-buahan segar. Karena itu vitamin C sering disebut Fresh Food Vitamin. Buah yang masih mentah lebih banyak kandungan vitamin C-nya; semakin bau tanah buah semakin berkurang kandungan vitamin C-nya.

Vitamin B Kompleks

Dipandang dari segi gizi, kelompok vitamin B termasuk dalam kelompok vitamin yang disebut vitamin B kompleks yang mencakup tiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), niasin (asam nikotinat, niasinamida), piridoksin (vitamin B6), asam pantotenat, biotin, folasin (asam folat dan turunan aktifnya), serta vitamin B12 (sianokobalamin).

E. MINERAL

Mineral esensial diklasifikasikan ke dalam mineral makro dan mineral mikro. Termasuk mineral makro ialah kalsium, fosfor, kalium, sulfur, natrium, khlor, dan magnesium. Sedangkan yang termasuk mineral mikro ialah besi, seng, selenium, mangan, tembaga, iodium, molybdenum, cobalt, chromium, silikon, vanadium, nikel, arsen, dan fluor.

Fungsi umum mineral ialah mempertahankan keseimbangan asam-basa, sebagai katalis bagi reaksi-reaksi biologis, sebagai komponen esensial senyawa tubuh, mempertahankan keseimbangan air tubuh, mentransmisi impuls syaraf; mengatur kontraksi otot, serta untuk pertumbuhan jaringan tubuh.

KELOMPOK AIR / PELARUT

F. AIR DAN ELEKTROLIT

1. Air merupakan komponen kimia utama dalam tubuh. Ada tiga komponen air tubuh, yaitu air intraseluler pada membran sel, air intravaskuler, dan air interseluler atau ekstravaskuler pada dinding kapiler. Dua komponen air yang terakhir disebut juga cairan ekstraseluler.

2. Ada tiga sumber air bagi tubuh, yaitu air yang berasal dari minuman, air yang terdapat dalam kuliner yang kita makan, serta air yang berasal dari hasil metabolisme di dalam tubuh. Kebutuhan air badan berasal dari ketiga sumber air tersebut.

3. Keseimbangan air badan sanggup dicapai melalui dua cara, yaitu sebagai berikut.

a. Mengontrol asupan cairan dengan adanya rasa haus.

b. Mengontrol kehilangan cairan melalui ginjal.

4. Fungsi air bagi badan ialah berikut ini.

a. Pelarut zat gizi.

b. Fasilitator pertumbuhan.

c. Sebagai katalis reaksi biologis.

d. Sebagai pelumas.

e. Sebagai pengatur suhu tubuh.

f. Sebagai sumber mineral bagi tubuh.

 

# Berbagai sumber

Larutan Buffer / Penyangga / Dapar

Pengertian buffer
Larutan penyangga atau buffer ialah larutan yang dipakai untuk mempertahankan nilai pH tertentu supaya tidak banyak berubah selama reaksi kimia berlangsung. Sifat larutan buffer ialah pH larutan relatif tidak berubah jikalau larutan sedikit diencerkan atau ditambahkan ke dalamnya sedikit asam atau basa.
Larutan penyangga tersusun dari asam lemah dengan basa konjugatnya atau oleh basa lemah dengan asam konjugatnya. Reaksi di antara kedua komponen penyusun ini disebut sebagai reaksi asam-basa konjugasi.
Secara umum, larutan penyangga digambarkan sebagai adonan yang terdiri dari:
1. Asam lemah (HA) dan basa konjugasinya (ion A-), adonan ini menghasilkan larutan bersifat asam.
2. Basa lemah (B) dan basa konjugasinya (BH+), adonan ini menghasilkan larutan bersifat basa.
 
Komponen larutan penyangga terbagi menjadi:
1. Larutan penyangga yang bersifat asam
Larutan ini mempertahankan pH pada tempat asam (pH < 7). Untuk mendapat larutan ini sanggup dibentuk dari asam lemah dan garamnya yang merupakan basa konjugasi dari asamnya. Adapun cara lainnya yaitu mencampurkan suatu asam lemah dengan suatu basa berpengaruh dimana asam lemahnya dicampurkan dalam jumlah berlebih. Campuran akan menghasilkan garam yang mengandung basa konjugasi dari asam lemah yang bersangkutan. Pada umumnya basa berpengaruh yang dipakai ibarat natrium, kalium, barium, kalsium, dan lain-lain.
2. Larutan penyangga yang bersifat basa
Larutan ini mempertahankan pH pada tempat basa (pH > 7). Untuk mendapat larutan ini sanggup dibentuk dari basa lemah dan garam, yang garamnya berasal dari asam kuat. Adapun cara lainnya yaitu dengan mencampurkan suatu basa lemah dengan suatu asam berpengaruh dimana basa lemahnya dicampurkan berlebih.
Contoh larutan penyangga :
* Campuran asam lemah dengan garam dari asam lemah tersebut.
Contoh:
- CH3COOH dengan CH3COONa
- H3PO4 dengan NaH2PO4
* Campuran basa lemah dengan garam dari basa lemah tersebut.
Contoh:
- NH4OH dengan NH4Cl
 
Cara kerja buffer
Larutan penyangga mengandung komponen asam dan basa dengan asam dan basa konjugasinya, sehingga sanggup mengikat baik ion H+ maupun ion OH-. Sehingga penambahan sedikit asam berpengaruh atau basa berpengaruh tidak mengubah pH-nya secara signifikan. Berikut ini cara kerja larutan penyangga:
1. Larutan penyangga asam
Adapun cara kerjanya sanggup dilihat pada larutan penyangga yang mengandung CH3COOH dan CH3COO- yang mengalami kesetimbangan. Dengan proses sebagai berikut:
Pada penambahan asam (H+) akan menggeser kesetimbangan ke kiri. Dimana ion H+ yang ditambahkan akan bereaksi dengan ion CH3COO- membentuk molekul CH3COOH.
CH3COO-(aq) + H+(aq) → CH3COOH(aq)
Pada penambahan basa jikalau yang ditambahkan ialah suatu basa, maka ion OH- dari basa itu akan bereaksi dengan ion H+ membentuk air. Hal ini akan menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan sehingga konsentrasi ion H+ sanggup dipertahankan. Jadi, penambahan basa menyebabkan berkurangnya komponen asam (CH3COOH), bukan ion H+. Basa yang ditambahkan tersebut bereaksi dengan asam CH3COOH membentuk ion CH3COO- dan air.
CH3COOH(aq) + OH-(aq) → CH3COO-(aq) + H2O(l)
2. Larutan penyangga basa
Adapun cara kerjanya sanggup dilihat pada larutan penyangga yang mengandung NH3 dan NH4+ yang mengalami kesetimbangan. Dengan proses sebagai berikut:
Pada penambahan asam Jika ditambahkan suatu asam, maka ion H+ dari asam akan mengikat ion OH-. Hal tersebut menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan, sehingga konsentrasi ion OH- sanggup dipertahankan. Disamping itu penambahan ini menyebabkan berkurangnya komponen basa (NH3), bukannya ion OH-. Asam yang ditambahkan bereaksi dengan basa NH3 membentuk ion NH4+.
NH3 (aq) + H+(aq) → NH4+ (aq)
Pada penambahan basa Jika yang ditambahkan ialah suatu basa, maka kesetimbangan bergeser ke kiri, sehingga konsentrasi ion OH- sanggup dipertahankan. Basa yang ditambahkan itu bereaksi dengan komponen asam (NH4+), membentuk komponen basa (NH3) dan air.
NH4+ (aq) + OH-(aq) → NH3 (aq) + H2O(l)
 
Larutan buffer dalam kehidupan sehari-hari
 ialah larutan yang dipakai untuk mempertahankan nilai pH tertentu supaya tidak banyak be Larutan Buffer / Penyangga / Dapar
Salah satu pola larutan buffer ialah darah. Buffer dalam darah terdiri dari H2CO3 ( asam lemah ) dan HCO3- ( basa konjugasinya ). Buffer tersebut sanggup mempertahankan pH darah sekitar 7,35 – 7,45 dengan reaksi sebagai berikut ;
H2CO3 + OH- → HCO3- + H2O
HCO3- + H+ → H2CO3
Buffer dalam darah termasuk buffer asam. Buktinya, jikalau darah tidak mempunyai buffer maka saat minum jus jeruk yang kecut, badan kita sanggup mengalami asidosis ( pH darah asam ).
Derajat keasaman merupakan suatu sifat kimia yang penting dari darah dan cairan badan lainnya. Satuan derajat keasaman ialah pH :
- pH 7,0 ialah netral
- pH di atas 7,0 ialah basa (alkali)
- pH di bawah 7,0 ialah asam.
Suatu asam berpengaruh mempunyai pH sangat rendah (hampir 1,0) ; sedangkan suatu basa berpengaruh mempunyai pH yang sangat tinggi (di atas 14,0).
Darah mempunyai pH antara 7,35-7,45.
Keseimbangan asam-basa darah dikendalikan secara seksama, lantaran perubahan pH yang sangat kecilpun sanggup menawarkan imbas yang serius terhadap beberapa organ.
Tubuh memakai 3 prosedur untuk mengendalikan keseimbangan asam-basa darah:
  1. Kelebihan asam akan dibuang oleh ginjal, sebagian besar dalam bentuk amonia. Ginjal mempunyai kemampuan untuk merubah jumlah asam atau basa yang dibuang, yang biasanya berlangsung selama beberapa hari.
  2. Tubuh memakai penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah. Suatu penyangga pH bekerja secara kimiawi untuk meminimalkan perubahan pH suatu larutan, Penyangga pH yang paling penting dalam darah memakai bikarbonat. Bikarbonat (suatu komponen basa) berada dalam kesetimbangan dengan karbondioksida (suatu komponen asam). Jika lebih banyak asam yang masuk ke dalam fatwa darah , maka akan dihasilkan lebih banyak bikarbonat dan lebih sedikit karbondioksida. Jika lebih banyak basa yang masuk ke dalam fatwa darah , maka akan dihasilkan lebih banyak karbondioksida dan lebih sedikit bikarbonat.
  3. Pembuangan karbondioksida.
Karbondioksida ialah hasil komplemen penting dari metabolisme oksigen dan terus menerus yang dihasilkan oleh sel. Darah membawa karbondioksida ke paru-paru dan di paru-paru karbondioksida tersebut dikeluarkan (dihembuskan). Pusat pernafasan di otak mengatur jumlah karbondioksida yang dihembuskan dengan mengendalikan kecepatan dan kedalaman pernafasan. Jika pernafasan meningkat, kadar karbondioksida darah menurun dan darah menjadi lebih basa. Jika pernafasan menurun, kadar karbondioksida darah meningkat dan darah menjadi lebih asam. Dengan mengatur kecepatan dan kedalaman pernafasan, maka pusat pernafasan dan paru-paru bisa mengatur pH darah menit demi menit.
Adanya kelainan pada satu atau lebih prosedur pengendalian pH tersebut, bisa menyebabkan salah satu dari 2 kelainan utama dalam keseimbangan asam basa, yaitu asidosis atau alkalosis.
Asidosis ialah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung asam (atau terlalu sedikit mengandung basa) dan sering menyebabkan menurunnya pH darah.
Alkalosis ialah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung basa (atau terlalu sedikit mengandung asam) dan kadang menyebabkan meningkatnya pH darah.
Asidosis dan alkalosis bukan merupakan suatu penyakit tetapi lebih merupakan suatu jawaban dari sejumlah penyakit. Terjadinya asidosis dan alkalosis merupakan petunjuk dari adanya problem metabolisme yang serius.
Asidosis dan alkalosis dikelompokkan menjadi metabolik atau respiratorik, tergantung kepada penyebab utamanya. Asidosis metabolik dan alkalosis metabolik disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam pembentukan dan pembuangan asam atau basa oleh ginjal. Asidosis respiratorik atau alkakosis respiratorik terutama disebabkan oleh penyakit paru-paru atau kelainan pernafasan.
 
# Berbagai sumber