Tampilkan postingan dengan label Kimia sehari - hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kimia sehari - hari. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2011

Prinsip Pengelolaan Makanan; Higiene Dan Sanitasi

Semua jenis materi kuliner perlu mendapat perhatian secara fisik serta kesegarannya terjami Prinsip Pengelolaan Makanan; Higiene dan Sanitasi

Prinsip Pengelolaan Makanan

1. Keadaan materi kuliner

Semua jenis materi kuliner perlu mendapat perhatian secara fisik serta kesegarannya terjamin, terutama bahan-bahan kuliner yang gampang membusuk atau rusak menyerupai daging, ikan, susu, telor, kuliner dalam kaleng, buah, dsb. Bahan kuliner yang baik kadang-kadang tidak gampang kita temui, lantaran jaringan perjalanan kuliner yang begitu panjang dan melalui jaringan perdagangan yang begitu luas. Salah satu upaya mendapat materi kuliner yang baik yakni menghindari penggunaan materi kuliner yang berasal dari sumber tidak terang (liar) lantaran kurang sanggup dipertanggung jawabkan secara kualitasnya.

2. Cara penyimpanan materi makanan

Tidak semua materi kuliner yang tersedia pribadi dikonsumsi oleh masyarakat. Bahan kuliner yang tidak segera diolah terutama untuk katering dan penyelenggaraan kuliner perlu penyimpanan yang baik, mengingat sifat materi kuliner yang berbeda-beda dan sanggup membusuk, sehingga kualitasnya sanggup terjaga. Cara penyimpanan yang memenuhi syarat higiene sanitasi kuliner yakni sebagai berikut:

a. Penyimpanan harus dilakukan ditempat khusus (gudang) yang higienis dan memenuhi syarat.

b. Barang-barang biar disusun dengan baik sehingga gampang diambil, tidak memberi kesempatan serangga atau tikus untuk bersarang, terhindar dari lalat atau tikus dan untuk produk yang gampang amis atau rusak biar disimpan pada suhu yang dingin.

3. Proses pengolahan

Pada proses atau cara pengolahan kuliner ada tiga hal yang perlu mendapat perhatian, yaitu:

a. Tempat pengolahan kuliner

Tempat pengolahan kuliner yakni suatu daerah dimana kuliner diolah, daerah pengolahan ini sering disebut dapur. Dapur memiliki peranan yang penting dalam proses pengolahan makanan, lantaran itu kebersihan dapur dan lingkungan sekitarnya harus selalu terjaga dan diperhatikan. Dapur yang baik harus memenuhi persyaratan sanitasi.

b. Tenaga pengolah kuliner / Penjamah Makanan

Penjamah kuliner berdasarkan Depkes RI (2006) yakni orang yang secara pribadi bekerjasama dengan kuliner dan peralatan mulai dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan pengangkutan hingga penyajian. Dalam proses pengolahan makanan, kiprah dari penjamah kuliner sangatlah besar peranannya. Penjamah kuliner ini memiliki peluang untuk menularkan penyakit. Banyak nanah yang ditularkan melalui penjamah makanan, antara lain Staphylococcus aureus ditularkan melalui hidung dan tenggorokan, kuman Clostridium perfringens, Streptococcus, Salmonella sanggup ditularkan melalui kulit. Oleh alasannya itu penjamah kuliner harus selalu dalam keadan sehat dan terampil.

c. Cara pengolahan kuliner

Cara pengolahan yang baik yakni tidak terjadinya kerusakan-kerusakan kuliner sebagai tanggapan cara pengolahan yang salah dan mengikui kaidah atau prinsip-prinsip higiene dan sanitasi yang baik atau disebut GMP (good manufacturing practice).

4. Cara pengangkutan kuliner yang telah masak

Pengangkutan makan dari daerah pengolahan ke daerah penyajian atau penyimpanan perlu mendapat perhatian biar tidak terjadi kontaminasi baik dari serangga, abu maupun bakteri. Wadah yang dipergunakan harus utuh, besar lengan berkuasa dan tidak berkarat atau bocor. Pengangkutan untuk waktu yang usang harus diatur suhunya dalam keadaan panas 60°C atau tetap masbodoh 4°C.

5. Cara penyimpanan kuliner masak

Penyimpanan kuliner masak sanggup digolongkan menjadi dua, yaitu daerah penyimpanan kuliner pada suhu biasa dan daerah penyimpanan pada suhu dingin. Makanan yang gampang membusuk sebaiknya disimpan pada suhu masbodoh yaitu < 4°C. Untuk kuliner yang disajikan lebih dari 6 jam, disimpan dalam suhu -5°C s/d -1°C. 

6. Cara penyajian kuliner masak

Saat penyajian kuliner yang perlu diperhatikan yakni biar kuliner tersebut terhindar dari pencemaran, peralatan yang dipakai dalam kondisi baik dan bersih, petugas yang menyajikan harus sopan serta senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan pakaiannya.

 

Semua jenis materi kuliner perlu mendapat perhatian secara fisik serta kesegarannya terjami Prinsip Pengelolaan Makanan; Higiene dan Sanitasi

Higiene dan Sanitasi

Pengertian higiene berdasarkan Depkes yakni upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu subyeknya. Misalnya mencuci tangan untuk melindungi kebersihan tangan, basuh piring untuk melindungi kebersihan piring, membuang bab kuliner yang rusak untuk melindungi keutuhan kuliner secara keseluruhan.

Sanitasi kuliner yakni salah satu perjuangan pencegahan yang menitik beratkan acara dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala ancaman yang sanggup menganggu atau memasak kesehatan, mulai dari sebelum kuliner diproduksi, selama dalam proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, hingga pada dikala dimana kuliner dan minuman tersebut siap untuk dikonsumsikan kepada masyarakat atau konsumen. Sanitasi kuliner ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kemurnian makanan, mencegah konsumen dari penyakit, mencegah penjualan kuliner yang akan merugikan pembeli, mengurangi kerusakan atau pemborosan makanan.

 

Referensi:

Depdiknas. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Hermiati, M.I. 2003. Higiene dan Sanitasi Makanan Pada Kantin Sekolah Dasar Sebelum dan Setelah dilakukan Pembinaan di Kecamatan Tanjungkarang Pusat Kota Bandar Lampung. Skripsi. Hal: 4-6

Indan, E. 2000. Ilmu Kesehatan Masyarakat. PT. Citra Aditya Bakti : Bandung

Juli, S.S. 2002. Kesehatan Lingkungan. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta

Kamis, 19 Mei 2011

Bahan Pencemar Kuliner Dan Penyakit Bawaan Makanan

Rantai proses pengolahan masakan dimulai dari sumber materi mentah  Bahan Pencemar Makanan dan Penyakit Bawaan Makanan

Rantai proses pengolahan masakan dimulai dari sumber materi mentah (pencemaran primer) sampai penyajian masakan (pencemaran sekunder). Dengan demikian pada setiap tahapan proses ini sanggup terjadi kontaminasi atau pencemaran terhadap materi atau masakan itu sendiri. Bahan cemaran terhadap masakan sanggup berupa:

a. Fisik: batu, kerikil, rambut, dll

b. Kimia: pestisida, insektisida, materi pengawet, dll

c. Biologi: bakteri, virus, jamur, benalu

Pencemaran sanggup menimbulkan terjadinya gangguan kesehatan yang disebut dengan penyakit bawaan penyakit atau foodborne illness atau yang paling sering dikenal sebagai ‘keracunan makanan’. Penyebab cemaran yang paling sering mengakibatkan problem kesehatan yakni pencemaran oleh bakteri.

Bakteri merupakan suatu mikroba kecil yang tidak sanggup dilihat dengan mata telanjang, namun hanya sanggup dilihat dengan mikroskop. Bakteri sanggup menimbulkan penyakit infeksi yang bersifat akut (mendadak) ataupun kronis (menahun). Bakteri sanggup hidup bila:

  1. Ada sumber makanan, khususnya protein
  2. Ada suhu yang sesuai; rentang suhu yang sesuai yakni 4-60 °C atau yang dikenal dengan nama ‘Zona Bahaya’
  3. Ada sumber air; kelembaban dan kandungan air yang tinggi

Ketiga hal di atas ditambah dengan waktu yang sesuai akan menciptakan kuman basil akan berkembang biak dengan cepat. Bakteri akan berkembang biak satu menjadi sejuta hanya dalam waktu 3-4 jam pada suhu zona ancaman ini. Makanan yang terpapar pada suhu zona ancaman lebih dari 4 jam sudah tidak layak konsumsi. Makanan disarankan sudah harus dikonsumsi semenjak 2 jam sehabis masakan matang. Beberapa basil sanggup mengeluarkan toksin atau racun yang menimbulkan penyakit. Toksin sanggup bertahan usang meskipun bakterinya sudah mati. Beberapa toksin bahkan sanggup bertahan pada suhu tinggi, sehingga sulit dihancurkan. Beberapa basil yang sering mengakibatkan pencemaran di antaranya: Salmonella; sering ditemukan di produk telur atau unggas, Clostridium; sering ditemukan pada masakan kaleng, kotoran tanah, Staphilococcus; ditemukan pada infeksi kulit, THT, dan abses termasuk jerawat, Entamoeba coli; ditemukan pada kotoran manusia.

Selain penyakit bawaan masakan yang bersifat infeksi, sanggup pula terjadi penyakit bawaan masakan yang bersifat:

  1. Alergi; badan menolak zat kandungan yang ada di dalam masakan (paling sering terjadi tanggapan protein tertentu)
  2. Intoksikasi; masuknya racun/toksin ke dalam badan baik alasannya yakni adanya toksin biologi (dari kuman) maupun toksin kimiawi (dari materi kimia atau proses kimia)

Prinsip dasar dari pencegahan penyakit bawaan masakan yakni dengan mencegah terjadinya cemaran atau kontaminasi terhadap makanan.

 

Referensi:

Depdiknas. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Hermiati, M.I. 2003. Higiene dan Sanitasi Makanan Pada Kantin Sekolah Dasar Sebelum dan Setelah dilakukan Pembinaan di Kecamatan Tanjungkarang Pusat Kota Bandar Lampung. Skripsi. Hal: 4-6

Indan, E. 2000. Ilmu Kesehatan Masyarakat. PT. Citra Aditya Bakti : Bandung

Juli, S.S. 2002. Kesehatan Lingkungan. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta

Minggu, 15 Mei 2011

Makanan; Kriteria Kelayakan Makanan; Faktor Yang Besar Lengan Berkuasa Terhadap Makanan

Makanan yakni kebutuhan pokok insan yang dibutuhkan setiap ketika dan memerlukan pengelol Makanan; Kriteria Kelayakan Makanan; Faktor yang Berpengaruh Terhadap Makanan

Makanan yakni kebutuhan pokok insan yang dibutuhkan setiap ketika dan memerlukan pengelolaan yang baik dan benar biar bermanfaat bagi tubuh. Menurut WHO, yang dimaksud kuliner yakni : “Food include all substances, whether in a natural state or in a manufactured or prepared form, wich are part of human diet.” Batasan kuliner tersebut tidak termasuk air, obat-obatan dan substansi-substansi yang diharapkan untuk tujuan pengobatan.

Kriteria Kelayakan Makanan

Makanan yang dikonsumsi hendaknya memenuhi kriteria bahwa kuliner tersebut layak untuk dimakan dan tidak menimbulkan penyakit, diantaranya :

  1. Berada dalam derajat kematangan yang dikehendaki.
  2. Bebas dari pencemaran di setiap tahap produksi dan penanganan selanjutnya.
  3. Bebas dari perubahan fisik, kimia yang tidak dikehendaki, sebagai akhir dari pengaruh.
  4. enzim, aktifitas mikroba, binatang pengerat, serangga, benalu dan kerusakan-kerusakan alasannya tekanan, pemasakan dan pengeringan.
  5. Bebas dari mikroorganisme dan benalu yang menimbulkan penyakit yang dihantarkan oleh kuliner (food borne illness).

Faktor Langsung Maupun Tidak Langsung yang Berpengaruh Terhadap Makanan

1. Air yang diharapkan dalam semua proses pengolahan materi makanan.

2. Air Kotor (sewage)

Berbagai materi organik dan anorganik yang terlarut dalam air kotor merupakan sumber dari bakteri-bakteri patogen, terutama basil pada akses pencernaan yang berperan penting sebagi sumber pencemar bagi air dan makanan.

3. Tanah

Tanah yang menjadikan mikroorganisme sanggup mengkontaminasi materi kuliner dengan banyak sekali cara, yaitu: terbawa oleh alat-alat kuliner dan masuk ke dalam kawasan makanan/penyimpanan makan yang karenanya masuk ke dalam makanan, masuk pada bagian-bagian tanaman-tanaman/sayuran, dan kuliner yang dibungkus dengan bahan/kertas yang tercemar tanah yang mengandung mikroorganisme

4. Udara

Mikroorganisme di udara terbawa oleh partikel-partikel, debu, air atau titik-titik ludah yang disebar oleh binatang maupun insan yang sedang batuk. Namun, tergantung pada demam isu dan lokasi.

5. Hewan tanah/piaraan

Bakteri-bakteri dari ternak sangat dekat kaitannya dengan kejadian keracunan makanan. Contohnya: Salmonella, Clostridium perfrigens.

6. Binatang Pengerat/Tikus

Ancaman kontaminasi pada sayuran/buah-buahan ketika dipetik, diangkat, disimpan, diolah dan disajikan.

  Makanan yakni kebutuhan pokok insan yang dibutuhkan setiap ketika dan memerlukan pengelol Makanan; Kriteria Kelayakan Makanan; Faktor yang Berpengaruh Terhadap Makanan

 

Referensi:

Depdiknas. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Hermiati, M.I. 2003. Higiene dan Sanitasi Makanan Pada Kantin Sekolah Dasar Sebelum dan Setelah dilakukan Pembinaan di Kecamatan Tanjungkarang Pusat Kota Bandar Lampung. Skripsi. Hal: 4-6

Indan, E. 2000. Ilmu Kesehatan Masyarakat. PT. Citra Aditya Bakti : Bandung

Juli, S.S. 2002. Kesehatan Lingkungan. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta

Sabtu, 14 Mei 2011

Pencemaran Masakan Oleh Mikroorganisme

 Makanan yang disukai insan pada umumnya disukai oleh mikroorganisme Pencemaran Makanan Oleh Mikroorganisme
Makanan yang disukai insan pada umumnya disukai oleh mikroorganisme, menyerupai virus, basil dan jamur yang menyerang materi kuliner yang mentah menyerupai pada sayuran, buah-buahan, susu, daging, dan banyak kuliner yang sudah dimasak menyerupai nasi, roti, camilan bagus dan lauk pauk. Bakteri yang tumbuh di dalam kuliner mengubah kuliner tersebut menjadi zat organik yang berkurang energinya. Populasi mikroba pada banyak sekali jenis materi pangan umumnya sangat spesifik, tergantung dari jenis materi pangannya, kondisi lingkungan dan cara penyimpanannya dalam batas-batas tertentu kandungan mikroba pada materi pangan yaitu kuat terhadap ketahanan materi pangan tersebut
Ada beberapa faktor yang berafiliasi dengan daya hidup dan pertumbuhan dari mikroorganisme pada sebuah materi kuliner (faktor intrinsik), diantaranya yaitu kandungan nutrisi, kandungan air, derajat keasaman (pH), kandungan oksigen, struktur biologi, kandungan antimikrobial. Sedangkan faktor ekstrinsik (dari luar) yaitu, temperatur, relative humidity (kelembaban) lingkungan, konsentrasi gas lingkungan. Mikroorganisme sanggup masuk ke materi mentah kuliner melalui tangan penjamah kuliner atau melalui alat-alat produksi kuliner yang tidak higienis atau tidak dicuci dengan sempurna. Sehingga memungkinkan kontaminasi basil dalam materi mentah dan terus tumbuh dalam materi kuliner tersebut. Selain faktor intrinsik dan ekstrinsik terdapat juga faktor implisit, dimana faktor ini berupa karakteristik dari mikroba itu sendiri. Faktor pengolahan, adanya perubahan mikroba awal yang merupakan akhir dari cara pengolahan materi pangan menyerupai pemansan, pendinginan, radiasi dan juga adanya penambahan materi pengawet. Ketika faktor-faktor tersebut cocok dengan basil saproba dan basil patogen tertentu yang sanggup menghasilkan racun, maka terjadilah pencemaran makanan. Pencemaran kuliner ini ditandai oleh adanya toksin sebagai hasil dari populasi basil yang tumbuh pada kuliner tersebut.
Bakteri yang tumbuh dan berkembang biak pada makanan, bisa menghasilkan 2 macam toksin yakni enterotoksin, yaitu toksin yang mengganggu alat-alat pencernaan, kedua neurotoksin yaitu toksin yang mengganggu urat syaraf. Jika kuliner sudah dihinggapi mikroorganisme, maka akan mengalami penguraian. Penguraian tersebut sanggup mengurangi nilai gizi dan kelezatan pada materi kuliner tersebut. Inilah yang dinamakan pencemaran kuliner secara biologis. Makanan yang mengalami penguraian akan menjadi racun bagi badan sehingga sanggup mengakibatkan sakit bahkan kematian. Makanan yang terurai tersebut menjadi zat organik yang mempunyai energi yang lebih kecil.
Berikut merupakan salah satu teladan cara pencemaran mikroorganise pada kuliner yang terjadi pada susu. Bakteri pencemar dalam susu sanggup diklasifikasikan menjadi dua, yaitu basil patogen dan basil pembusuk. Bakteri pembusuk menyerupai Micrococcus sp., Pseudomonas sp., dan Bacillus sp. akan menguraikan protein menjadi asam amino dan merombak lemak dengan enzim lipase sehingga susu menjadi asam dan berlendir. Beberapa Bacillus sp. yang mencemari susu antara lain adalah B. cereus, B. subtilis, dan B. licheniformis.
Selain itu terdapat basil E. coli O157 : H7 termasuk kelompok enterohemoragik yang merupakan basil patogen. E. coli (EHEC) pada insan yang mengakibatkan terjadinya hemorrhagic colitis (HC), hemolytic, uremic syndrome (HUS), dan thrombocytopenia purpura (TPP). Infeksi E. Coli O157:H7 pada insan terjadi lantaran minum susu yang tercemar feses sapi atau dari lingkungan. Bakteri yang bisa hidup pada refrigerator yaitu L. monocytogenes. Infeksi L. monocytogenes pada insan terjadi secara kronis. Kejadian L. Monocytogenes dalam susu dipengaruhi oleh musim. Kasus keracunan sesudah minum susu juga disebabkan oleh C. jejuni. Kasus tersebut terjadi pada anak sekolah, terutama pada dikala melaksanakan kunjungan ke peternakan. Susu yang tercemar kotoran unggas berpotensi mengakibatkan terjadinya food borne disease oleh C. jejuni (CDC 2005). Kelompok Bacillus sp. yang sering menjadi penyebab keracunan sesudah minum susu yaitu B. cereus (CDC 2002). Kontaminasi B. cereus dengan jumlah 104 cfu/ml berpotensi menghasilkan toksin sehingga mengakibatkan tanda-tanda menyerupai mual dan muntah. Gejala keracunan B. cereus dalam susu mencuat pada tahun 1988−1989. Gejala muncul 0,50−1 jam sesudah minum susu.
Referensi:
Achmad Djaeni Sediaoetama,Prof.DR.MSc, Ilmu Gizi,Dian Rakyat, jilid II, Jakarta,1989
Alan Berg and Robert J. Muscat, Faktor Gizi, Bharata Karya Aksara, Jakarta, 1987
A. Tresna Sastrawijaya, MSc, Pencemaran Lingkungan, Rineka Cipta, Jakarta, 1991
Majalah Kesehatan, edisi III, 1992

Kamis, 14 April 2011

Satu Katalis, Dua Reaksi

Para peneliti di Amerika Serikat telah merancang suatu material gres yang sanggup mengkatalisis dua terpisah, reaksi berurutan untuk menghasilkan zat antara industri yang relevan dalam satu pot / wadah / tempat.

Katalis padat penting dalam industri kimia untuk mempercepat produksi senyawa yang menciptakan produk bagus. Katalis logam biasanya berukuran nanometer atau oksida logam partikel didukung pada luas permukaan yang tinggi padat. Mereka sanggup diubah secara kimia untuk menyempurnakan kinerja mereka, tetapi sulit untuk mengkatalisis beberapa reaksi dengan hanya satu materi.

Sekarang tim yang dipimpin oleh Peidong Yang di University of California, Berkeley, telah menyebarkan katalis nanokristal yang menggabungkan beberapa interface logam-logam oksida dan sanggup mengkatalisis dua reaksi yang berbeda secara berurutan.

Para peneliti di Amerika Serikat telah merancang suatu material gres yang sanggup mengkatali Satu Katalis, Dua Reaksi

Perakitan katalis tandem gres

Sifat Kimia

Platinum nanocubes berkumpul menjadi tebal nanocube monolayer satu dengan biro capping oleylamine di antara kubus dan dipindahkan ke permukaan flat silika (SiO 2). Sebuah monolayer kedua terbuat dari ceria (CeO 2) nanocubes spasi dengan asam oleat kemudian ditempatkan di atas untuk membentuk sebuah bilayer. radiasi UV dihilangkan biro capping untuk mengurangi kesenjangan vertikal antara tumpukan nanocrystals. Ini memperlihatkan luas permukaan yang tinggi, dan antarmuka higienis oksida logam-logam katalitik.

"Dengan konsep gres kami desain antarmuka melalui desain nanokristal kita mempunyai prinsip serbaguna di mana beberapa interface sanggup dirakit, bertanggung jawab untuk langkah-langkah reaksi terpisah dan pada hasilnya menjadikan selektivitas reaksi besar, kata Yang.

Untuk menguji struktur dua lapis, tim memakai dua antarmuka logam oksida logam berbeda - CEO 2-Pt dan Pt-SiO 2 - untuk mengkatalisis dua reaksi berurutan. CeO2–Pt katalis dekomposisi metanol untuk CO dan H 2, yang kemudian menciptakan propanal byPt-SiO 2 yang dikatalis hidroformilasi etilen.

'Pekerjaan ini akan berdampak tinggi di masyarakat katalisis dan di industri, menciptakan orang untuk berpikir desain katalis perihal pintar, yang merupakan inti untuk ketentuan energi dan kimia, "kata Edman Tsang, spesialis pada desain katalis padat di University of Oxford di UK. Dia melanjutkan dengan menyampaikan bagaimanapun, bahwa reaksi samping yang tidak diinginkan sanggup terjadi dengan reaktan atau produk yang diubah oleh antarmuka katalis yang salah. "Masih ada jalan panjang untuk konsep ini untuk berkembang. Tapi desain memang menarik, "tambahnya.

Yang beropini bahwa katalis tandem sanggup dengan gampang dipakai dalam proses industri skala besar. 'Satu hanya sanggup merancang proses skala-up untuk memproduksi tandem sambungan oksida-logam dengan memakai rute koloid, "katanya. Dia menjelaskan bahwa langkah berikutnya yaitu untuk mengeksplorasi oksida gres mendukung ibarat TiO 2 dalam desain katalis. "Kami mulai mengeksplorasi konsep yang sama dengan reaksi fotoelektrokimia multi-langkah ibarat pemisahan air surya," tambahnya.

 

References:

Y Yamada et al, Nat. Chem., 2011, DOI: 10.1038/nchem.1018

www.rsc.org

Microrockets Untuk Diagnostik Kanker

Para peneliti di University of California, San Diego, telah menciptakan “self-propelled microtube rockets” yang sanggup menemukan dan menangkap sel-sel kanker dari sampel darah.

Para peneliti menyampaikan bahwa 'microrockets' sanggup menciptakan sebuah alat diagnostik yang efektif. Dan sampel darah tidak perlu signifikan pra-mengobati, tidak menyerupai sampel untuk metode mikro-diagnostik lainnya. 'Kami menyampaikan untuk pertama kalinya roket ini microtube sanggup mendorong dalam cairan biologis, "kata nano-insinyur Joseph Wang, yang timnya bergabung dengan kanker peneliti Liangfang Zhang.

The microrockets dijalankan pada materi bakar hidrogen peroksida yang ditambahkan ke sampel biologis. Platinum di bab dalam tabung mengkatalisis pemecahan peroksida hidrogen menjadi air dan oksigen, dan tabung runcing didorong ke depan sebagai gas oksigen daun melalui back end yang lebih luas. Besi berlapis antara platinum dalam dan lapisan luar emas memungkinkan peneliti untuk mengarahkan microrockets dengan medan magnet.

Para peneliti di University of California Microrockets untuk Diagnostik Kanker

The microrocket functionalised mengambil sel-sel kanker alasannya yakni perjalanan bersama

 

Tim menciptakan roket spesifik untuk kanker dengan antibodi menambahkan untuk protein biasanya ditemukan pada sel-sel kanker kolorektal, lambung dan pankreas ke permukaan emas tabung, menciptakan reseptor yang sangat selektif - tidak akan mengikat sel-sel lain.

Samuel Sanchez dan rekan-rekannya di Institut Leibniz untuk Solid State dan Bahan Penelitian di Dresden, Jerman, membuatkan desain ini 'microbot', dan ia menyampaikan ia bahagia melihat kelompok lain menciptakan menggunakannya.

Tim California menguji microtubes dalam larutan garam dan serum darah manusia. Dalam serum manusia, roket ditangkap sel kanker pankreas mereka sasaran 70 persen dari waktu dan masih sanggup bergerak sambil membawa kargo seluler mereka, dengan hanya sebagian kecil terjatuh dalam kecepatan.

Sanchez menyampaikan karya ini sanggup 'membantu masyarakat kita untuk percaya bahwa mesin-mesin kecil mempunyai aplikasi biomedis nyata'.

Wang menyampaikan bahwa mesin nano-masa diaktifkan diagnosa kanker sanggup yang sederhana menyerupai menambahkan hidrogen peroksida dengan sampel darah, dengan memakai medan magnet untuk memandu roket kecil di beberapa lintasan melalui cairan dan kemudian menilik roket sel-sel kanker ditangkap dengan optik mikroskop.

'Teknologi ini mempunyai potensi untuk tidak hanya beredar mengisolasi sel-sel tumor (CTCs) dari suspensi tetapi untuk memanipulasi CTCs kemudian ditangkap dengan cara yang tepat, "kata Shashi Murthy dari Northeastern University di Boston, Amerika Serikat. Hal ini akan memungkinkan sel-sel yang akan dikumpulkan dan terkonsentrasi untuk analisa lebih lanjut, ia menambahkan.

 

Referensi :
S. Balasubramanian et al., 2011, Angew. Kimia Int.,. Ed:., Doi 10.1002/anie.201100115
www.rsc.org

Nanofiltrasi Untuk Penyimpanan Energi Yang Lebih Baik..

Para ilmuwan di Cina telah menemukan bahwa membran nanofiltrasi sanggup meningkatkan efisiensi baterai ajaran vanadium redoks (VRBs) menciptakan alat mereka lebih layak untuk penyimpanan energi skala besar.

Xianfeng Li dari Chinese Academy of Sciences di Dalian dan timnya menciptakan membran, yang memisahkan dua komponen pada baterai, dari poliakrilonitril. Pori-pori di membran sanggup disesuaikan, yang memungkinkan para ilmuwan untuk mempunyai kontrol atas ion-ion yang lewat dari satu sisi baterai yang lain selama siklus charge-discharge, meningkatkan kinerja baterai.

Para ilmuwan di Cina telah menemukan bahwa membran nanofiltrasi sanggup meningkatkan efisien Nanofiltrasi untuk penyimpanan energi yang lebih baik..

Membran nanofiltrasi memungkinkan proton melalui tetapi tidak ion vanadium

Sifat acak dan intermiten angin terbarukan dan sumber energi matahari sanggup membatasi kualitas output daya, kata Li, yang menambahkan bahwa 'penyimpanan energi yakni kunci untuk memecahkan dilema ini. " VRBs sanggup menyimpan sejumlah besar energi. Dalam baterai, dua tangki elektrolit, berisi spesies vanadium yang mempunyai keadaan elektron valensi berbeda, dipisahkan oleh sebuah membran penukar ion. Bila baterai telah terisi, ion vanadium yang dioksidasi atau berkurang, mengubah energi kimia menjadi energi listrik.

Membran pertukaran Ion harus mencegah crossover ion vanadium, sementara memungkinkan proton melewatinya. Tapi yang paling umum dipakai - polimer perfluorinated menyerupai Nafion - membiarkan ion vanadium melalui dan mahal untuk membeli, meskipun menunjukkan konduktivitas proton tinggi dan stabilitas kimia. Lain murah membran kebutuhan kelompok komplemen ion-tukar, yang lebih rendah stabilitas mereka. Kesulitan dalam menemukan membran yang cocok telah membatasi komersialisasi VRBs, Li menjelaskan.

Tim diubahsuaikan ukuran pori membran poliakrilonitril's distribusi dengan memvariasikan konsentrasi polimer. Mereka mengukur selektivitas membran mereka antara ion vanadium dan proton dengan menempatkan membran dalam sel dengan sulfat vanadyl dalam asam sulfat di satu sisi dan air deionised di sisi lain. Mereka mengumpulkan sampel dari sisi kanan dan dianalisis dari waktu ke waktu mereka dengan spektrometer UV-terlihat dan pH meter. Mereka menemukan bahwa membran menunjukkan peningkatan selektivitas proton lebih vanadium dengan distribusi ukuran pori yang lebih kecil. Mereka mengamati bahwa kinerja yakni sebanding dengan Nafion, tetapi dengan biaya lebih rendah.

John Varcoe, yang berbagi sistem untuk pembangkit energi higienis dan berkelanjutan di Universitas Surrey, Inggris, menyampaikan bahwa memakai membran nanofiltrasi ajaran redoks dalam baterai yakni 'sebuah perkembangan gres yang menarik di lapangan. 'Kesederhanaan sistem tidak menyebabkan pengorbanan dalam kinerja dan efisiensi, "tambahnya, tetapi ia menunjukkan bahwa tes stabilitas lebih lanjut diperlukan.

 

Link ke artikel jurnal :

Nanofiltrasi (NF) membran: pemisah generasi berikutnya untuk semua redoks ajaran baterai vanadium (VRBs)?
Hongzhang Zhang, Zhang Huamin, Xianfeng Li, Zhensheng Mai dan Zhang Jianlu, Lingkungan Energi. Sci., 2011

 

# sumber: www.rsc.org

Rabu, 13 April 2011

Bahan Bakar Otak

TpsygqXAtwJXIFnsQYYIZvAHEvHQItEcSJarbToUy Bahan Bakar Otak 
Kehidupan insan sungguh luar biasa. Penuh keajaiban dalam tiap sel penyusun tubuhnya. Hal ini sudah niscaya sanggup meningkatkan kadar kepercayaan kita pada Sang Pencipta, apabila kita sungguh-sungguh mencermatinya. Yang akan sedikit saya bahas disini ialah wacana Otak. Bukan wacana apa saja bagian-bagian otak itu, bukan pula wacana proses otak mengolah data. Tapi bagaimana hubungan kesehatan otak dengan proses mencar ilmu yang kita lakukan.

Hal ini dirasa perlu, untuk membantu kita dalam mengoptimalkan proses pembelajaran yang kita lakukan, dalam kelas, maupun dalam bekerja.

Otak insan ialah struktur pusat pengaturan yang mempunyai volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak insan bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh tubuh dan pemikiran manusia. Oleh lantaran itu terdapat kaitan bersahabat antara otak dan pemikiran.

Sel-sel otak yang sedemikian banyaknya ternyata hanya memerlukan dua komponen zat sebagai materi bakarnya, yaitu Oksigen (O2) dan glukosa (C6H12O6). Bahan bakar disini berfungsi sebagai pelopor dalam kerja otak. Apabila materi bakar otak cukup memadai, kinerja otak akan baik.

Namun, apabila jumlah Oksigen dan glukosa yang minimum dalam darah, akan mengakibatkan rasa lelah dan mengantuk. Hal ini yang tidak kita inginkan terjadi dikala kita sedang belajar, atau sedang bekerja. Karena hasilnya niscaya tidak maksimal. Dan sayangnya, bencana ini sering sekali menghampiri kita.

Makan makanan yang mengandung glukosa (terutama buah) dalam jumlah yang memadai akan sangat membantu meningkatkan kemampuan otak dalam hal akurasi memori kerja, perhatian, dan fungsi motorik.

Selain oksigen dan glukosa, jumlah air juga perlu diperhatikan. Air yang dimaksudkan disini ialah air putih, bukan air soda, teh, kopi, atau yang lainnya. Air mempunyai kegunaan untuk menjaga kesehatan otak, lantaran otak terdiri dari 72-78% cairan. Air dibutuhkan untuk transmisi sinyal neuron dalam otak. Apabila kekurangan air, maka kecepatan transmisi dan efisiensi otak akan menurun. Selain itu air yang cukup sanggup membantu paru-paru dalam proses transfer oksigen dalam darah.

Nah, untuk proses pembelajaran yang optimal, sebaiknya kita tidak makan terlalu kenyang sebelum memulai belajar, hal ini disebabkan oleh (1) bila terlalu kenyang, akan banyak darah yang terkonsentrasi dalam proses pencernaan. Akibatnya, supply darah ke otak menjadi berkurang dan akhirnya kita akan mengantuk. (2) lantaran makanan pokok orang indonesia ialah nasi dengan jumlah karbohidrat yang tinggi, maka jikalau terlalu banyak jumlahnya dalam tubuh kita, akan mengakibatkan kadar gula darah dalam darah meningkat yang juga akan mengakibatkan kita mengantuk.

Selain itu, apabila zat-zat yang dibutuhkan otak kita telah kita sediakan dengan baik dan mencukupi, tinggal perjuangan kita untuk memaksimalkan kerja otak kita yang perlu kita cukupkan. Karena bagaimanapun juga, perjuangan kita ialah kunci keberhasilan kita.

::semangat, untuk menjadi maksimal::

sumber:

- Gunawan, Adi.W.. 2007. Genius Learning Strategi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Selasa, 12 April 2011

Manfaat Flavonoid Untuk Kesehatan

 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan Manfaat Flavonoid untuk Kesehatan
Flavonoid yaitu senyawa yang terdiri dari dari 15 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan. Lebih dari 2000 flavonoid yang berasal dari tumbuhan telah diidentifikasi, namun ada tiga kelompok yang umum dipelajari, yaitu antosianin, flavonol, dan flavon.  Antosianin (dari bahasa Yunani anthos , bunga dan kyanos, biru-tua) yaitu pigmen berwarna yang umumnya terdapat di bunga berwarna merah, ungu, dan biru . Pigmen ini juga terdapat di aneka macam penggalan tumbuhan lain misalnya, buah tertentu, batang, daun dan bahkan akar. Flavnoid sering terdapat di sel epidermis. Sebagian besar flavonoid terhimpun di vakuola sel tumbuhan walaupun daerah sintesisnya ada di luar vakuola.
 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan Manfaat Flavonoid untuk Kesehatan
Flavonoids dikenal sebagai salah satu substansi antioksidan yang berkekuatan sangat berpengaruh hingga sanggup menghilangkan imbas merusak yang terjadi pada oksigen dalam badan manusia. Sekarang ini para peneliti sangat tertarik mengenai potensi manfaat substansi kimiawi tersebut yang juga banyak terkandung dalam bawang bombay, apel, dan anggur merah.

Sementara penelitian terdahulu menyimpulkan bahwa minum teh yaitu baik bagi kesehatan jantung, temuan terakhir menyimpulkan kebenaran imbas dramatik tersebut bagi laki-laki maupun wanita. Penelitian tersebut meliputi hasil penelitian atas teh yang dihasilkan dari jenis teh hitam. Para ilmuwan peneliti menyatakan bahwa teh hitam mengandung plavonoids yang berkekuatan lebih berpengaruh dibanding teh hijau, sementara teh herbal disimpulkan ternyata tidak mengandung sedikitpun flavonoids. Hasil penelitian terbaru para peneliti Belanda menunjukkan bahwa orang yang meminum satu hingga dua gelas teh setiap hari akan menurunkan resiko hingga sekitar 46% terhadap gangguan penyakit aortic atherosclerossis, yaitu penyempitan pembuluh darah arteri yang disebabkan terjadinya penimbunan lemak atau substansi lainnya dalam dinding dalam susukan pembuluh darah. Dengan minum hingga 4 gelas teh maka penurunan angka resiko berkurang hingga 69%.

Hasil temuan didasarkan atas penelitian di Belanda terhadap 3,454 orang yang berkondisi bebas dari tanda-tanda penyakit jantung pada awal penelitian dilakukan. Hasilnya dipublikasikan dalam edisi terakhir Archives of Internal Medicine, suatu jurnal ilmiah terbitan Chicago, USA. Menariknya kandungan flavonoid dalam sarang semut cukup tinggi, sebagaimana yang ada kandang lebah, sehingga dengan adanya flavonoid di kandang lebah, mengakibatkan daerah tersebut kondusif dari segala bahaya penyakit, bahkan radiasi radioaktif sekalipun. Menurut penelitian Flavonoid merupakan golongan senyawa materi alam dari senyawa fenolik yang banyak merupakan pigmen tumbuhan. Saat ini lebih dari 6.000 senyawa yang berbeda masuk ke dalam golongan flavonoid. Flavonoid merupakan penggalan penting dari diet insan lantaran banyak keuntungannya bagi kesehatan. Fungsi kebanyakan flavonoid dalam badan insan yaitu sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain yaitu untuk melindungi struktur sel, mempunyai relasi sinergis dengan vitamin C (meningkatkan efektivitas vitamin C), antiinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik.
Dalam banyak kasus, flavonoid sanggup berperan secara eksklusif sebagai antibiotik dengan mengganggu fungsi dari mikroorganisme menyerupai basil atau virus. Fungsi flavonoid sebagai antivirus telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk virus HIV (AIDS) dan virus herpes. Selain itu, flavonoid juga dilaporkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain menyerupai asma, katarak, diabetes, encok/rematik, migren, wasir, dan periodontitis (radang jaringan ikat penyangga akar gigi). Penelitian­-penelitian mutakhir telah mengungkap fungsi-fungsi lain dari flavonoid, tidak saja untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker.
Pada Sarang Semut menunjukkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa-senyawa kimia dari golongan flavonoid dan tanin. Hal ini sesuai dengan basil penelitian yang telah dilakukan oleh para peneliti yang mempelajari golongan senyawa ini dalam kaitannya dengan sistem pertahanan diri tumbuhan Sarang Semut.
 
# aneka macam sumber

Teknologi Plasma Dalam Industri Pengemasan Makanan

Salah satu tujuan utama pengemasan masakan ialah untuk menimbulkan masakan sanggup tahan usang (awet). Akan tetapi, proses yang dilakukan untuk mencapai tujuran tersebut biasanya sanggup menimbulkan kerusakan nutrien dan komponen – komponen sensori pada makanan. Oleh lantaran itu, teknologi pengemasan masakan terus dikembangkan dengan tujuan menimbulkan masakan sanggup tahan usang dengan meminimalkan kerusakan nutrient dan komponen – komponen sensori pada masakan tersebut.

Aplikasi teknologi plasma dalam industri pengemasan masakan lahir sebagai bentuk perkembangan dalam teknologi pengemasan masakan yang baik lantaran mempunyai beberapa keunggulan menyerupai proses yang cepat dan minim menimbulkan kerusakan pada makanan.

Berikut ini merupakan aplikasi teknologi plasma dalam pengemasan makanan:

1. Fungsionalisasi dan aktivasi permukaan

Pada kemasan masakan berbahan dasar polimer, fasilitas dicetak dan sifat anti asap merupakan properti khas yang harus dimiliki. Dengan teknologi plasma, kedua kriteria tersebut sanggup dipenuhi melalui fungsionalisasi dan aktivasi permukaan. Dalam tahap ini, plasma berfungsi sebagai penyesuai energi permukaan dengan cara mengatur adhesifitas, sifat hidrofobik, dan hidrofilik. Dalam pengaturan sifak hidrofobik dan hidrofil, ada dua hal yang menjadi perhatian yaitu terbentuknya lapisan permukaan anti asap dan penggunaan cat berbahan dasar air ataupun tinta. Lamanya waktu yang diharapkan dalam perlakuan plasma terhadap kemasan memilih adhesifitas yang diperoleh.

Penggunaan lapisan plasma juga mempunyai kegunaan dalam meningkatkan derajat kebasahan permukaan yang besar lengan berkuasa juga terhadap energi permukaan tersebut. Dengan adanya plasma, energi permukaan meningkat 1,5 kali lipat. Hal ini sangat mempunyai kegunaan dalam penggunaan cat berbahan dasar secara ekologis.

2. Pelapisan permukaan

Pengawetan masakan dalam kemasan bergantung pada sterilitas dan kualitas kemasan itu sendiri. Sebagai contoh, untuk masakan atau minuman yang sensitivitasnya terhadap udara cukup tinggi harus dikemas dalam botol yang mempunyai lapisan penghalang yang kuat

Salah satu tujuan utama pengemasan masakan ialah untuk menimbulkan masakan sanggup tahan lam Teknologi Plasma dalam Industri Pengemasan Makanan

Gambar 1: Ruang dalam rekator selama perlakuan dengan plasma

Pelapisan botol PET dari dalam memakai SiOx dan HMDSO (heksametildioksan) dengan tunjangan argon plasma merupakan cara gres dalam produksi botol PET berkualitas tinggi sebagai kemasan minuman tertentu. Dengan memakai plasma, lapisan SiOx setebal 50 nm sanggup diperoleh hanya dalam waktu kurang dari lima detik. Padahal proses ini memakan waktu hampir puluhan kali lipat lebih usang tanpa adanya plasma. Penggunaan plasma juga meningkatkan kemampuan kemasan dalam menghalangi terjadinya difusi gas dalam rentang skala 3 -10. Selain itu, kemasan yang dilapisi memakai plasma, mempunyai kemungkinan hampir 0% dalam terjadinya microcrack akhir spora.

3. Sterilisasi plasma

Sterilisasi dalam pemrosesan masakan merupakan suatu proses pengawetan masakan dengan cara memanaskan masakan pada temperatur yang cukup tinggi dalam waktu tertentu untuk menghancurkan mikroba dan acara enzim. Dengan proses sterilisasi,biasanya masakan sanggup bertahan sampai lebih dari 6 bulan pada temperatur ruang.

Ada banyak alasan mengapa sterilisasi memakai plasma menjadi pilihan. Berikut beberapa alasannya.

  • Waktu inaktivasi spora yang singkat
  • Beban termal yang rendah
  • Tidak ada penggunaan materi kimia toksik dan berbahaya
  • Tidak terbentuk produk yang toksik dan berbahaya pasca steriliasi
  • Tidak ada perubahan sifat pada material masakan yang diproses, malah terjadi peningkatan kualitas material masakan
  • Tidak perlu ada treatment lanjutan

Mekanisme sterilisasi dengan plasma:

  1. Destruksi material genetic mikroorganisme melalui irradiasi UV
  2. Pengikisan mikroorganisme atom per atom melalui fotodesorpsi intrinsik
  3. Pengikisan mikroorganisme atom per atom melalui proses etching.

Alat sterilisasi berteknologi plasma yang biasa dipakai ialah ECR Plasma (Electron Cyclotron Resonance Plasma). Alat ini memanfaatkan prinsip gaya Lorentz dengan adanya pergerakan sirkular electron-elektron bebas sehingga membangkitkan medan magnet seragam yang statis.

Berikut ini merupakan bagan ECR plasma:

Salah satu tujuan utama pengemasan masakan ialah untuk menimbulkan masakan sanggup tahan lam Teknologi Plasma dalam Industri Pengemasan Makanan

Gambar 2 : Skema alat ECR Plasma

Sterilisasi meggunakan plasma berbeda lantaran biro aktif nya spesifik, menyerupai foton UV dan radikal. Keuntungan metode plasma ialah proses sanggup dilakukan pada temperature rendah (500C), relative aman, dan mengawetkan keutuhan instrument dasar polimer, yang tak bisa dilakukan jikalau memakai autoklaf atau oven. Foton UV yang diemisikan akan di-reabsorpsi oleh gas ambient pada tekanan atmosfer.

 

# Sumber: http://itcanbeshown.com/NERS590/Plasma%20Sterilization.ppt; http://majarimagazine.com

Bahan Gres Untuk Mempercepat Penghilangkan Panas Di Mikroelektronik

Para peneliti sedang menyebarkan sebuah material komposit yang padat untuk membantu mendinginkan hingga ke komponen mikroelektronik kecil tapi berpengaruh yang dipakai dalam sistem nilai strategis yang tinggi.

Para peneliti sedang menyebarkan sebuah material komposit yang padat untuk membantu mend Bahan gres untuk mempercepat penghilangkan panas di mikroelektronik

Material, terdiri dari perak dan berlian, berpotensi untuk mempunyai tingkat konduktivitas termal yang luar biasa dibandingkan dengan materi dikala ini dipakai untuk aplikasi ini.

Dalam pengujian awal, tim insinyur Jason Nadler dari Georgia Tech Research Institute (GTRI) telah mengamati perbaikan yang terperinci dalam efisiensi, contohnya penurunan suhu 285-181 ° C (menggunakan material dengan 50 persen dari berlian ).

Para peneliti bereksperimen dengan persentase yang berbeda dari berlian, yang dapat mencapai 85 persen. Persentase yang lebih tinggi dari berlian ini memperlihatkan hasil performa yang lebih baik dalam tes awal dengan prototipe. Berlian merupakan materi alami dengan konduktivitas thermal yang lebih baik.

Silver / Perak

Meskipun kurang termal konduktif, silver juga menonjol untuk efisiensi, dan di antara logam dengan konduktivitas termal yang lebih tinggi. Tidak ibarat logam, yang melaksanakan panas oleh elektron yang bergerak, berlian melaksanakan panas oleh fonon.

Sama ibarat foton yaitu partikel energi cahaya, Fonon yaitu sebuah partikel energi getaran.

# sumber: http://populer-science.net

Bagaimana Otak Insan Sebetulnya Memproses Informasi Visual?

Retina insan (bagian dari mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal yang diterima elektrokimia) mempunyai sekitar 100 juta sel sensitif cahaya. Oleh sebab itu, gambar retina mengandung sejumlah besar informasi. Dalam kiprah pengolahan visual tingkat tinggi, menyerupai contohnya untuk mengenali obyek, untuk memperkirakan ukuran dan jarak, atau menghitung lintasan sebuah benda bergerak, otak mungkin tidak memakai semua data yang ada, sebab itu sepertinya tidak mempunyai cukup neuron didedikasikan untuk ini. Makara para ilmuwan mengasumsikan untuk waktu yang lama, bahwa otak harus entah bagaimana meringkas isi gambar retina, sehingga mengurangi jumlah informasi dari mereka sebelum mentransfernya ke proses mental tingkat tinggi.

bagian dari mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal yang diterima elektrokimia Bagaimana otak insan Sebenarnya memproses informasi visual?

Kebanyakan model dari pengenalan obyek insan menganggap / mengasumsikan bahwa hal pertama otak dengan gambar retina yakni untuk mengidentifikasi tepi, yaitu, batas-batas antara tempat dengan sifat reflektif cahaya yang berbeda, dan semacam perjanjian dengan alignment dasar: horizontal, vertikal dan diagonal. Kemudian, berdasarkan teori ini, otak mulai merakit ciri-ciri ini dalam bentuk primitif, rekaman, misalnya, bahwa di suatu tempat di bidang visual fitur muncul di cuilan atas dari fitur vertikal, atau dua diagonal yang saling silang.

Kemudian, dari bentuk-bentuk primitif, dibangun lebih bentuk kompleks, misalnya, empat item dengan "L" dan orientasi sanggup membentuk persegi, dan seterusnya, hingga bentuk yang dibangun dan fitur dikenali benda yang dikenal.

Ruth Rosenholtz, seorang peneliti di Departemen Ilmu Otak dan Kognitif di MIT (Massachusetts Institute of Technology), Amerika Serikat, telah membuat model matematika gres ihwal bagaimana otak melaksanakan ringkasan di atas data. Model akurat memprediksi bahwa sistem visual tidak sanggup melaksanakan beberapa jenis kiprah pengolahan citra, indikasi yang baik bahwa model dengan benar membuat beberapa aspek kognisi insan dan juga lebih setia mereproduksi model tradisional pengolahan data visual ke otak.

Model Rosenholtz meliputi asumsi lebih dari orientasi fitur, juga memperhitungkan pengukuran atau asumsi parameter menyerupai ukuran, warna kecerahan, dan banyak lagi.

# sumber: http://populer-science.net

Sabtu, 09 April 2011

Menciptakan Panel Surya / Solar Sel “Greener”

 Realitas menciptakan panel surya dengan teknologi yang ada  Membuat Panel Surya / Solar sel “Greener”

Sebutkan energi surya / Solar sel! Dan kebanyakan orang berpikir "melengking bersih, bebas polusi." Realitas menciptakan panel surya dengan teknologi yang ada, bagaimanapun, ialah jauh berbeda, yang melibatkan penggunaan zat yang berbahaya dan banyak energi. Itu sanggup berubah, berdasarkan sebuah artikel di edisi ketika ini Kimia & Engineering News (C & EN), majalah informasi mingguan 'ACS.

Dalam artikel, C & EN Associate Editor Sarah Everts menggambarkan awal dari upaya ilmiah untuk memproduksi panel surya dengan cara yang lebih baik sesuai dengan persepsi publik. Kini panel surya berbasis silikon, yang mewakili sekitar 80 persen dari pasar global, adalah energi-intensif dan bergantung pada materi yang menyebabkan potensi kesehatan dan risiko lingkungan. Untuk menjadi "green chemistry," produsen harus mengadopsi proses manufaktur yang lebih ramah lingkungan dan rencana untuk pembuangan final yang kondusif dari panel.

Produsen panel surya sudah mulai menciptakan perubahan. Beberapa sedang mengatur aktivitas yang akan mengumpulkan dan mendaur ulang panel sesudah umur 20-25 tahun. Banyak perusahaan berusaha untuk mengurangi jumlah energi yang diharapkan untuk menghasilkan panel, sementara yang lain mencoba untuk mengubah proses produksi untuk menggantikan bahan-bahan beracun dengan yang lebih ramah lingkungan. Pada ketika yang sama, produsen dihadapkan dengan tantangan untuk menyebarkan sel surya lebih efisien, yang sanggup memerlukan proses penggunaan energi yang lebih intensif dan materi lebih. "Menyelesaikan tantangan-tantangan ini - mungkin dengan proses manufaktur gres sama sekali - akan memastikan bahwa photovoltaics [solar panel] tidak hanya menghasilkan energi terbarukan tetapi renewably diproduksi sendiri,"

#sumber: http://portal.acs.org

Potensi Minyak Bawang Putih Sebagai Santunan Terhadap Penyakit Jantung Pada Diabetes

 Bawang putih mengandung minyak yang sanggup membantu mencegah cardiomyopathy Potensi Minyak Bawang Putih sebagai Perlindungan terhadap Penyakit Jantung pada Diabetes
Bawang putih mengandung minyak yang sanggup membantu mencegah cardiomyopathy, membentuk penyakit jantung yang terkemuka penyebab maut pada orang dengan diabetes 

" Disfungsi kontraktil jantung dan Apoptosis dalam streptozotocin-induced Tikus Diabetik Apakah terbantu dengan Suplementasi Minyak Bawang Putih "

Jurnal dan Makanan Kimia Pertanian

Bawang putih telah "signifikan" berpotensi untuk mencegah cardiomyopathy, suatu bentuk penyakit jantung yang merupakan penyebab utama maut pada penderita diabetes, para ilmuwan telah menyimpulkan dalam sebuah studi baru. Laporan mereka, yang juga menjelaskan mengapa orang dengan diabetes berisiko tinggi untuk kardiomiopati diabetes, muncul dalam ACS '-mingguan Journal bi Pertanian dan Pangan Kimia.
Wei-Wen Kuo dan rekan mencatat bahwa orang dengan diabetes mempunyai minimal dua kali risiko maut akhir penyakit jantung menyerupai orang lain, dengan akuntansi penyakit jantung untuk 80 persen dari semua maut terkait diabetes. Mereka terutama rentan terhadap suatu bentuk penyakit jantung disebut kardiomiopati diabetes, yang terbakar dan jaringan otot melemahkan jantung. Kelompok Kuo mempunyai petunjuk dari studi sebelumnya bahwa bawang putih sanggup melindungi terhadap penyakit jantung secara umum dan juga membantu mengontrol kadar gula darah tinggi absurd yang terjadi pada diabetes. Tapi mereka menyadari bahwa beberapa studi telah dilakukan khusus pada imbas bawang putih terhadap cardiomyopathy diabetes.
Para ilmuwan memberi makan baik minyak bawang putih atau minyak jagung pada tikus laboratorium dengan diabetes. Hewan yang diberikan minyak bawang putih mengalami perubahan yang bermanfaat yang terkait dengan sumbangan terhadap kerusakan jantung. Perubahan sepertinya dikaitkan dengan sifat antioksidan berpengaruh minyak bawang putih, para ilmuwan mengatakan, menambahkan bahwa mereka mengidentifikasi lebih dari 20 zat dalam minyak bawang putih yang sanggup berkontribusi pada efek. "Kesimpulannya, minyak bawang putih mempunyai potensi yang signifikan untuk melindungi hati dari diabetes-cardiomyopathy diinduksi,". 


#sumber: http://portal.acs.org

Cuci Tangan Benar-Benar Membantu Menghentikan Penyebaran Penyakit

 juga tugas penting dalam meningkatkan kualitas Cuci tangan benar-benar membantu menghentikan penyebaran penyakit

Mencuci tangan, usang diakui sebagai efektif
praktek memerangi kuman, juga tugas penting dalam meningkatkan kualitas
air minum yang disimpan di negara-negara miskin.

Ringkasan

Ibu telah benar selama ini untuk menciptakan bawah umur mereka mencuci tangan sebelum makan. Para ilmuwan melaporkan dramatis gres dunia faktual bukti yang mendukung gagasan bahwa mencuci tangan sanggup mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui air. Hal ini muncul dalam sebuah penelitian gres menunjukkan hubungan antara kuman fecal kontaminasi pada tangan, kontaminasi kotoran dari disimpan air minum, dan kesehatan dalam rumah tangga dalam pengembangan negara di Afrika. Penelitian ini di ACS 'Lingkungan Sains & Teknologi, sebuah jurnal bulanan semi.

Generasi ibu – ibu Dokter telah mengingatkan kita untuk mencuci tangan kita. Dan bahaya pandemi influenza dibentuk bahwa artikel kebijakan kesehatan masyarakat merupakan saran yang masuk akal. Tapi apakah mencuci tangan benar-benar bekerja? Di dunia faktual terbukti bahwa sabun dan air mencegah penyakit dan menjaga kesehatan, berasal dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Chemical Society's Environmental Science & Technology, jurnal semi-bulanan. Berikut ini yakni Jenna Davis dari Universitas Stanford, salah satu penulis laporan tersebut:

"Hari ini hampir 3 milyar orang - 43 persen orang di planet ini - tidak mempunyai jalan masuk ke air higienis yang mengalir melalui pipa dari reservoir ke rumah mereka. Ini berarti mereka harus menyimpan air di mana mereka tinggal. Kami telah menduga bahwa tangan kotor berperan dalam kontaminasi mikroba air minum selama pengumpulan, transportasi, dan penyimpanan. Tapi bekerja sedikit yang telah dilakukan untuk mengevaluasi secara kuantitatif hubungan antara kontaminasi tangan dan disimpan kualitas air dalam rumah tangga. "

 juga tugas penting dalam meningkatkan kualitas Cuci tangan benar-benar membantu menghentikan penyebaran penyakit

Jenna Davis, Ph.D.
Foto milik Andrew
Sparks

Jadi, untuk mendapat balasan yang pasti, tim mengukur tingkat E. coli, streptococci kotoran, dan kuman penyebab penyakit dalam sumur, mata air, dan sumber lainnya; air yang disimpan, dan di tangan orang. Mereka berfokus pada 334 rumah tangga di masyarakat di Dar es Salaam, sebuah kota sebesar 2,5 juta orang di Tanzania, sebuah negara berkembang di Afrika. Di sana, warga kota harus bergantung pada air yang dikumpulkan dan disimpan di rumah. Dr Davis menjelaskan apa yang ia dan rekan-rekannya menemukan:

"Kami menemukan hubungan besar lengan berkuasa antara kontaminasi kotoran pada tangan penduduk rumah tangga dan kontaminasi kuman dalam air yang disimpan di Dar es Salaam. Air yang disimpan dalam kendi dan wadah lainnya di dalam rumah mereka terdapat hampir 100 kali lebih banyak kuman fecal daripada sumber air itu didapatkan. Kami juga menemukan kuman yang menyebabkan penyakit di tangan dari 50 persen orang dalam penelitian kami. "

Berbekal bukti yang dipotong terperinci bahwa orang dengan tangan kotor yang mencemari pasokan air mereka sendiri rumah tangga di Tanzania, tim menarik kesimpulan utama wacana bagaimana memperbaiki situasi.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa mengurangi kontaminasi kotoran di tangan harus diselidiki sebagai taktik untuk meningkatkan kualitas air minum yang disimpan dan kesehatan antara rumah tangga yang tidak mempunyai jalan masuk ke dimurnikan, persediaan air kota. Kami percaya bahwa ini yakni baru, dunia faktual bukti yang mendukung gagasan bahwa mencuci tangan sanggup mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh air. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa air yang disimpan sanggup mempunyai tingkat yang lebih tinggi dari kontaminasi kuman dari sumbernya. Tapi tak seorang pun tahu mengapa. Sekarang kita mempunyai bukti wacana salah satu penyebab mungkin. "

 

#sumber: http://portal.acs.org

Minggu, 27 Maret 2011

Golongan Darah

Golongan Darah Dunia


 Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa Golongan Darah
 Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa Golongan Darah
 Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa Golongan Darah

Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 golongan darah yang berbeda, dengan perbandingan persentase sbb : Golongan Darah O (46 %), Golongan Darah A (40%), Golongan Darah B (10 %), Golongan Darah AB (4 %).
Dan dari sifat dan jenis masakan yang sesuai dengan golongan darahnya, maka dikategorikan sbb :
- Golongan Darah O   : Carnivore / Pemburu.
- Golongan Darah A  : Vegetarian.
- Golongan Darah B  : Omnivore Seimbang.
- Golongan Darah AB : Diet Campuran.
Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik  jari kita.
Golongan darah mempengaruhi :
- Sistem pencernaan,
- Kemampuan tubuh dalam merespon stress,
- Keadaan mental,
- Efisiensi metabolisme,
- Kekuatan system daya tahan tubuh,
- Kemampuan aktivitas.
Kita bisa mencicipi perbedaan dari golongan darah ini dari hal-hal sbb :
- Saat mengkonsumsi produk kesehatan, ada yang mencicipi khasiatnya, ada yang tidak mencicipi khasiatnya.
- Malam sehabis minum kopi, ada yang bisa tidur, tetapi ada yang tidak bisa tidur, sehingga ada yang sengaja minum kopi supaya tidak gampang merasa ngantuk.
Sehingga sanggup disimpulkan bahwa Makanan bagi seseorang bisa merupakan racun bagi orang yang lain (”One Man’s Food, Another Man’s Poison“).
- Makan = reaksi kimia antara darah dengan masakan yang kita makan atau pemanis yang kita konsumsi.
- Makanan mengandung protein yang disebut lektin.
- Golongan darah kita terprogram secara genetik untuk mendapatkan atau menolak lektin makanan-makanan tertentu.
- Lektin yang bertentangan dengan golongan darah akan terkumpul dalam organ tubuh menyerupai hati, ginjal, otak, lambung, usus, dll atau system tubuh mulai menggumpalkan sel-sel di kawasan tersebut. Proses penggumpalan itu disebut aglutinasi (”agglutination” dan akan mengganggu pencernaan, metabolisme dan system daya tubuh. Akibatnya akan timbul penyakit kronis menyerupai :  radang sendi (arthritis), radang usus besar (colitis), kolestrol tinggi, anemia, tekanan darah tinggi, stress, kelebihan berat tubuh (obesitas), depresi, diabetes melitus, dan kecanduan masakan (food carvings).
Dampak dari makan masakan tidak sesuai dengan golongan darah, maka sel darah akan terkontaminasi, antara lain berupa :
- CRT : Parasites,
- CRT : Poor Foundation,
- CRT : Calcium Def,
- CRT : Cholestrol,
- CRT : Oxidised Fat + Bad Viral Activity,
- CRT : Rouleaux.
Untuk membantu menormalkan kembali sel-sel darah yang telah terkotori ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi LEGREEN, yang mempunyai fungsi utama sbb :
- Memberi nutrisi lengkap untuk seluruh tubuh biar berfungsi dengan optimal,
- Membuang toksin dan lektin yang menempel maupun yang berkumpul di organ dan system sehingga membantu mencegah penyakit kronis.
Hasil dari mengkonsumsi LEGREEN sanggup dilakukan dengan analisa sel hidup (”Life Blood Analysis“).
 

Tahukah Golongan Darah Anda?

 Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa Golongan Darah
Ternyata belum semua orang tahu apa golongan darah nya.
Ada juga orang yang bergotong-royong sudah tahu golongan darahnya, tetapi sebab jarang berurusan dengan kasus golongan darah ini, jadi lupa atau ragu-ragu apakah golongan darahnya. Sehingga ketika ditanyakan apakah golongan darahnya menjadi ragu-ragu atau galau untuk menjawabnya.
Orang awam biasanya hanya tahu bahwa golongan darah diharapkan ketika ada keperluan transfusi darah saja, memang hal ini benar, tetapi bergotong-royong kebutuhan pengetahuan mengenai golongan darah sangatlah luas jangkauannya, bukan hanya sekedar urusan transfusi darah saja.
Dalam keadaan darurat, menyerupai ketika kecelakaan, ketika di rumah sakit, ketika seseorang memerlukan tambahan darah dalam keadaan darurat, maka orang harus tahu apa golongan darahnya, sebab transfusi darah hanya dilakukan dengan darah dari golongan darah yang sama.
Kita semua tahu ada golongan darah A, B, AB, dan O. Golongan darah anak akan ditentukan oleh kombinasi golongan darah kedua orang tuanya. Karenanya golongan darah juga dipakai untuk memastikan seseorang yaitu anak kandung dari ayah ibu nya atau bukan.
Dan ternyata setiap golongan darah mempunyai sifatnya sendiri dan memperlihatkan reaksi yang berbeda-beda terhadap jenis masakan yang dikonsumsinya. Karenanya ada contoh masakan yang sesuai dengan golongan darah seseorang.
Dan ternyata contoh masakan sesuai golongan darah akan menentukan kesehatan seseorang, bukan hanya kesehatan sesaat, tetapi juga kesehatan dalam jangka panjang, artinya kesehatan sehabis umurnya mulai menanjak senja pun akan sangat ditentukan oleh apa yang dulunya pernah dikonsumsi seseorang ketika masih muda.
Walaupun ketika ini kita masih sehat, ataupun mulai sakit-sakitan jawaban salah contoh makan tidak sesuai golongan darah, tetapi belum terlambat untuk mengenal contoh makan sesuai golongan darah, dan kembali kepada contoh makan yang benar, biar kita bisa menjalankan hari-hari ke depan dengan lebih sehat dan terhindar dari penyakit kritis yang bisa menyusahkan hidup kita.
 

Pola Makan Golongan Darah


Dunia ini terdiri dari banyak sekali suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 Golongan Darah yang berbeda, yaitu  Golongan darah A, B, AB, dan O. Dengan persentase nya sbb : Golongan darah A : 40 %, Golongan darah B : 10 %, Golongan Darah AB : 4 %, Golongan Darah O : 46 %.
Golongan darah mempengaruhi :
  • System pencernaan
  • Kemampuan tubuh merespons terhadap stress
  • Keadaan mental
  • Efisiensi metabolisme
  • Kekuatan system daya tahan tubuh
  • Kemampuan aktivitas
Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik jari kita.
Karena perbedaan dampak masakan pada masing-masing golongan darah, maka : Makanan bagi anda mungkin bisa jadi racun bagi orang lain ( One Man’s Food, Another Man’s Poison).
Berikut rangkuman pola makanan yang tidak sesuai dan yang tidak sesuai dengan masing-masing golongan darah :
1. Golongan Darah AB ( 4 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah AB :
- Ayam, sapi, bebek, burung dara, rusa, babi, angsa, burung puyuh.
- Buncis, chikpea, kacang hitam, buncis lima.
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Kopi.
- Pisang, kelapa / santan, jambu biji, mangga, delima, jeruk, belimbing, alpukat.
- Jagung, jamur, lobak (radish), tauge, asinan, lobak putih.
- Telor bebek.
Makanan yang  SESUAI dengan Golongan Darah AB :
- Kalkun, domba, kelinci, kambing.
- Kacang kedelai, tahu, tempe.
- Seafood (kecuali yang berkulit keras, menyerupai : tiram, kerang, kepiting).
- Bijian, menyerupai : kacang tanah, kenari, kacang merah.
- Rumput maritim (kelp).
- Anggur, kiwi, jeruk bali, nanas, semangka, cranberry, mulbery, pepaya.
- Alfafa, wortel, brokoli, bit, sledri, terong, kentang manis, kol kembang, mentimun, jahe, bawang putih, ubi jalar, talas (yam).
- Telur putih (telur ayam).
Pola makan Golongan Darah AB ini merupakan Diet Campuran, dan mempunyai laba dan intoleransi dari Golongan Darah A dan Golongan Darah B.
2. Golongan Darah B ( 10 % polpulasi dunia ) :
Makanan yang  TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah B :
- Ayam, babi, bebek, burung dara, angsa, burung puyuh.
- Seafood (yang berkulit keras, menyerupai : tiram, kerang, kepiting).
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Kacang-kacangan & biji-bijian, menyerupai : tauge, kacang kedelai, kacang tanah, biji wijen, chickpea).
- Kesemak, delima, belimbing, kelapa (santan), mangga.
- Tomat, alpukat, jagung, lobak, labu.
- Telor bebek, telor burung puyuh.
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah B :
- Telor ayam.
- Kambing, rusa, domba, kelinci.
- Licorice (sejenis kayu manis).
- Pisang, anggur, nanas, kiwi, semangka, mulberry, pepaya, apel.
- Bit, brokoli, terong, jahe, wortel, sayuran hijau bayam, sawi, kol kembang, kubis, bawang putih, paprika, ubi jalar, talas (yam), ginseng.
Pola masakan Golongan Darah B merupakan Omnivore Seimbang, diet bervariasi dan satu-satunya golongan yang cocok dengan hasil perternakan.
3. Golongan Darah A (  40 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah A :
- Sapi, kambing, bebek, babi, domba, rusa, kelinci, angsa, burung puyuh.
- Susu sapi dan produk susu sapi.
- Kacang mente, kacang merah, buncis lima.
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Pisang, kelapa /santan, melon, mangga, jeruk, pepaya.
- Kentang, tomat, asinan, acar, terong, kubis, lada, cabe, talas (yam).
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah A :
- Seafood (kecuali yang berkulit keras, menyerupai : tiram, kerang, kepiting).
- Makanan yang terbuat dari kedelai, menyerupai : tahu, tempe.
- Kopi.
- Apricot, nanas, jeruk bali, limau, lemon, apel, anggur, strawberi, jambu biji, semangka, mulberry.
- Alfafa, brokoli, lobak putih, jahe, labu, wortel, bawang putih, seledri, bawang merah.
Pola masakan Golongan Darah A merupakan Vegetarian (tinggi karbohidrat, rendah lemak, tinggi protein nabati).
4. Golongan Darah O ( 46 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah O :
- Tepung terigu, menyerupai : roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Babi, burung puyuh.
- Susu dan produk susu.
- Kopi.
- Pir asia, jeruk, melon, kelapa / santan, kiwi, strawberry.
- Alfalfa, kol kembang, alpukat, zaitun hitam, jagung, mentimun, kentang (semua jenis), asinan, kubis, kolam choy.
- Telur puyuh.
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah O :
- Rumput maritim (kelp).
- Seafood.
- Sapi, domba, rusa, kambing, kelinci.
- Jambu biji, nanas, ceri, apel, aprikot, kurma, pepaya, mulberry.
- Brokoli, kelp, wortel, labu, colland hijau, lada, okra, lobak putih, parsley, sledri, talas (yam), bawang putih, jahe, singkong, ubi jalar.
Pola makan Golongan Darah O merupakan Carnivore (Pemburu). Makan daging (protein tinggi, rendah karbohidrat dan lemak), dan menghindari masakan gandum, terigu dan sebagian besar biji-bijian.
Dengan mengetahui Pola Makanan Golongan Darah, maka kita bisa menentukan apakah kita akan mengikuti contoh makan ini atau tidak dan semua itu kembali kepada keputusan kita. Tidak ada ketentuan dan peraturan mengenai apa yang boleh kita makan dan tidak sehubungan dengan golongan darah ini, tetapi bila kita mengikuti contoh masakan golongan darah ini maka kita akan mendapatkan kenyataan bahwa kita akan menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit-penyakit kronik.
Memang dalam kenyataannya agak sulit kadang kala untuk menjalankan contoh makan golongan darah secara sempurna, sebab dalam hidup, kita tentu kadang kala ingin mencicipi masakan yang enak, atau makan pada pesta-pesta dan resepsi, atau kadang kala masakan yang tersedia pada saat-saat tertentu tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Bukannya berarti kemudian kita tak usah makan atau tidak makan dalam kondisi tersebut, tetapi bila kita bisa menjalankan contoh makan golongan darah semaksimal mungkin maka akan lebih oke hasil kesehatan kita.
Semoga sehabis kita mengetahui golongan darah kita, maka selanjutnya kita bisa menjadi lebih sehat dan terhindar dari sakit jawaban salah contoh makan tidak sesuai dengan golongan darahnya..
 
Semoga bermanfaat..
Sumber:
PT. Viamore International
http://asnawilim.com

Kamis, 24 Maret 2011

Air . . . . . So Cool…

 yang merupakan sebuah zat cair istimewa untuk kehidupan Air . . . . . So Cool…

Air, yang merupakan sebuah zat cair istimewa untuk kehidupan, menutupi dua pertiga dari permukaan bumi. Tubuh setiap makhluk hidup di bumi terbentuk dari cairan yang sangat istimewa ini dengan perbandingan antara 50% – 95%. Dari basil yang hidup di sumber air panas dengan suhu yang mendekati titik didih air, hingga beberapa jenis lumut yang tumbuh pada gletser, kehidupan ada di setiap kawasan dimana terdapat air, tanpa memandang suhu. Bahkan pada setetes air yang tergantung di ujung sebuah daun sehabis hujan, ribuan mikroorganisme hidup muncul, bereproduksi, dan mati.

Tapi tahukah anda bahwa ternyata molekul air, yang merupakan dasar kehidupan di bumi, sangat sulit terbentuk. Pertama-tama, mari kita membayangkan molekul hidrogen dan oksigen, yang merupakan komponen air, dimasukkan ke dalam sebuah wadah kaca. Selanjutnya kita biarkan keduanya berada di wadah tersebut dalam jangka waktu yang sangat lama. Dalam waktu selama itu mungkin gas-gas ini belum membentuk air bahkan kalau keduanya tetap berada dalam wadah tersebut selama ratusan tahun. Kalaupun terbentuk air, tidak akan lebih dari segelintir pada dasar wadah dan itupun akan terjadi dengan sangat lambat, sanggup hingga ribuan tahun.

Penyebab mengapa air sangat lambat terbentuk pada kondisi-kondisi ini yaitu suhu. Pada suhu kamar, oksigen dan air bereaksi sangat lambat.

Dalam keadaan bebas, oksigen dan hidrogen ditemukan sebagai molekul H2 dan O2. Untuk bergabung membentuk molekul air, keduanya harus bertubrukan. Sebagai hasil dari tubrukan ini, ikatan-ikatan yang membentuk molekul hidrogen dan oksigen melemah, sehingga tidak ada lagi penghalang untuk bergabungnya atom oksigen dan hidrogen. Suhu akan meningkatkan energi begitu juga kecepatan molekul-molekul ini, sehingga jumlah tubrukan yang terjadi meningkat. Akibatnya, reaksi yang terjadi dipercepat. Akan tetapi, kini ini, tidak ada lagi suhu yang cukup tinggi untuk membentuk air di bumi. Panas yang diharapkan untuk pembentukan air disuplai selama terbentuknya bumi ini, yang mana menghasilkan munculnya banyak air sebanyak yang menutupi tiga perempat permukaan bumi. Saat ini, air menguap dan naik ke atomosfir dimana kemudian ia menjadi hirau taacuh dan kembali ke bumi dalam bentuk hujan. Olehnya itu, jumlah air tidak bertambah tapi hanya mengalami siklus yang terus menerus.

Sifat-sifat air yang menakjubkan

Air mempunyai banyak sifat kimiawi yang unik. Setiap molekul air terbentuk oleh kombinasi antara atom hidrogen dan oksigen. Cukup menarik bahwa kedua gas ini, satu gampang aben dan yang lainnya gampang terbakar, bergabung membentuk sebuah cairan, dan lebih menariknya, cairan itu yaitu air.

Sekarang, mari kita lihat secara ringkas bagaimana air terbentuk secara kimiawi. Muatan listrik air yaitu nol, yakni bermuatan netral. Sekalipun begitu, alasannya yaitu ukuran atom oksigen dan hidrogen, komponen oksigen dari molekul air mempunyai muatan yang sedikit negatif dan komponen hidrogennya sedikit bermuatan positif. Jika ada lebih dari satu molekul air yang bergabung, muatan positif dan negatif tersebut akan tarik-menarik membentuk sebuah ikatan yang sangat istimewa, yaitu "ikatan hidrogen". katan hidrogen merupakan sebuah ikatan yang sangat lemah dan mempunyai masa yang sangat singkat. Durasi sebuah ikatan hidrogen yaitu sekitar seper seratus milyar detik. Tetapi begitu sebuah ikatan putus, ikatan yang lainnya pribadi terbentuk. Karenanya, molekul-molekul air saling melekat dengan rapat meskipun juga tetap mempertahankan bentuk cairnya alasannya yaitu molekul-molekulnya disatukan oleh sebuah ikatan lemah.

Ikatan hidrogen juga memungkinkan air untuk melawan perubahan suhu. Walaupun suhu udara meningkat secara tiba-tiba, suhu air hanya meningkat perlahan, dan demikian juga, kalau suhu udara turun secara tiba-tiba, suhu air berkurang secara perlahan. Diperlukan perubahan suhu yang besar semoga perubahan suhu air berlangsung cepat. Energi termal air yang sangat tinggi mempunyai manfaat besar bagi kehidupan. Sebagai pola sederhana, terdapat banyak air dalam badan kita. Jika air menyesuaikan diri dengan perubahan suhu yang terjadi secara tiba-tiba di udara dengan laju perubahan yang sama, maka kita akan mengalami panas demam atau membeku secara tiba-tiba.

Begitu juga, air memerlukan energi termal yang sangat besar untuk menguap. Karena begitu banyak energi termal yang dipakai ketika menguap, suhunya menurun. Sebagai contoh, lagi-lagi dari badan manusia, suhu normal badan yaitu 36°C dan suhu badan tertinggi yang sanggup ditolerir yaitu 42°C. Selisih 6°C ini tentu sangat kecil dan bahkan beraktivitas beberapa jam saja di bawah sinar matahari sanggup meningkatkan suhu badan sebesar itu. Sekalipun begitu, badan kita menghabiskan banyak energi termal melalui keringat, yakni, dengan mengakibatkan air yang dikandungnya menguap, yang selanjutnya mengakibatkan suhu badan menurun. Jika badan kita tidak mempunyai prosedur otomatis menyerupai ini, maka beraktivitas di bawah sinar matahari beberapa jam saja sanggup berakibat fatal.

Ikatan hidrogen juga melengkapi air dengan sifat luar biasa lainnya, yaitu air lebih kental dalam wujud cair dibanding dalam wujud padat. Sebenarnya, hampir semua zat di bumi ini lebih kental dalam wujud padat dibanding dalam wujud cairnya. Akan tetapi, berbeda dengan zat-zat yang lain, air mengembang ketika membeku. Ini alasannya yaitu ikatan hidrogen mencegah molekul-molekul air untuk berikatan satu sama lain dengan sangat rapat, sehingga banyak celah yang tersisa diantara molekul-molekul tersebut. Ikatan hidrogen terputus apabila air berada dalam wujud cair, sehingga mengakibatkan atom-atom oksigen lebih berdekatan satu sama lain dan membentuk sebuah struktur yang lebih kental.

Ini juga yang mengakibatkan es lebih ringan dari air. Umumnya, kalau anda melelehkan logam manapun dan ke dalam lelehan tersebut dimasukkan beberapa lempeng logam yang sama, maka lempeng-lempeng ini akan karam pribadi ke dasar. Akan tetapi, pada air hal yang terjadi berbeda. Gunung es yang beratnya ribuan ton akan terapung di atas air menyerupai gabus. Manfaat apa yang diberikan oleh sifat air yang unik ini?

Mari kita menjawab pertanyaan ini dengan mengambil pola sebuah sungai: Jika cuaca sangat dingin, air sungai tidak akan membeku seluruhnya, tapi hanya permukaannya saja yang membeku. Air mencapai wujud terberatnya pada suhu +4°C, dan segera sehabis mencapai suhu ini, ia akan karam ke dasar. Es terbentuk pada permukaan air sebagai sebuah lapisan. Di bawah lapisan ini, air masih terus mengalir, dan alasannya yaitu +4°C yaitu suhu dimana organisme hidup sanggup bertahan, maka kehidupan dalam air terus berlanjut.

Sifat khusus air yang sangat menarik

Kita semua tahu bahwa air mendidih pada suhu 100°C dan membeku pada suhu 0°C. Tetapi sebenarnya, pada kondisi normal, air seharusnya mendidih pada suhu +180°C bukan pada suhu 100°C. Mengapa?

Dalam tabel periodik, sifat-sifat dari unsur-unsur yang terdapat di dalam golongan yang sama bervariasi secara progresif dari unsur yang ringan hingga unsur yang berat. Fakta ini sanggup dilihat dengan terperinci pada senyawa-senyawa hidrogen. Senyawa dari unsur-unsur yang segolongan dengan oksigen dalam tabel periodik disebut sebagai "hidrida". Kaprikornus air (H2O) yaitu "oksigen hidrida". Hidrida dari unsur-unsur lain dalam golongan ini mempunyai struktur molekul yang sama menyerupai molekul air.

Titik didih senyawa-senyawa ini berbeda-beda dan semakin meningkat dari unsur sulfur ke unsur yang lebih berat; akan tetapi, titik didih air tidak mengikuti pola ini. Air (oksigen hidrida) mendidih pada suhu yang 80°C lebih rendah dari yang seharusnya. Situasi yang mengherankan lainnya juga terjadi pada titih beku air. Lagi-lagi, berdasarkan orde dalam sistem periodik, air seharusnya membeku pada suhu -100°C. Akan tetapi, air tidak memenuhi kaidah ini dan membeku pada suhu 0°C, sebuah suhu yang 100°C lebih tinggi dari titik beku seharusnya. Hal ini tentu menjadikan pertanyaan dalam benak kita menyerupai mengapa bukan hidrida lain, tapi hanya air (oksigen hidrida) yang tidak memenuhi kaidah dari sistem periodik ini?

Diterjemahkan dan diedit dari:

"The Miracle In The Atom" oleh Prof. Adnan Oktar

Ta-Ha Publishers Ltd. I Wynne Road, London SW9 OBB, United Kingdom.

Sabtu, 19 Maret 2011

Kenali Arahan Segitiga Plastik

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun  KENALI KODE SEGITIGA PLASTIK

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, menyerupai ISO (International Organization for Standardization) .

Secara umum tanda pengenal plastik tersebut:
1. Berada atau terletak di potongan bawah
2. Berbentuk segitiga
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga

Tanda pengenal plastik itu dibagi menjadi 7 buah kelompok. Serta 3 perhiasan sehingga totalnya ada 10 buah. Tanda-tanda plastik tersebut adalah:

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun  KENALI KODE SEGITIGA PLASTIK

Polyethylene Terephthalate (PET, PETE). PET biasanya dipergunakan di botol minuman dan jenisnya transparan, jernih/bening. Seperti digunakan untuk kawasan air mineral, air jus, jelly dan tidak untuk air hangat apalagi air panas. Digunakan hanya untuk satu kali saja. Nickname: Polyester. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat mengakibatkan kanker) dalam jangka panjang.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun  KENALI KODE SEGITIGA PLASTIK

High Density Polyethylene (HDPE). Benda dengan instruksi HDPE digunakan untuk botol susu, jus, air, kotak sereal dan produk pencuci. Bentuknya berwarna putih susu. HDPE menyerupai PTE tetapi lebih tahan terhadap materi kimia. HDPE juga menyerupai PTE pengunaannya hanya sekali saja. Biasa digunakan untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, dingklik lipat, dan lain-lain. HDPE mempunyai sifat materi yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu materi plastik yang kondusif untuk digunakan alasannya kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama menyerupai PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian alasannya pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun  KENALI KODE SEGITIGA PLASTIK

Vinyl (Polyvinyl Chloride or PVC), materi ini paling susah untuk didaur ulang dan biasa digunakan untuk pipa dan kontruksi bangunan. Karena lebih tahan terhadap materi senyawa kimia, minyak, dll. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus kuliner lain (bukan bertanda 3 dan V) menyerupai plastik yang terbuat dari polietilena atau materi alami (daun pisang misalnya).

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun  KENALI KODE SEGITIGA PLASTIK

Low Density Polyethylene (LDPE). biasa digunakan untuk kawasan kuliner dan botol-botol yang lembek (madu, mustard). Barang-barang dengan instruksi ini sanggup di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan instruksi ini bisa dibilang tidak sanggup di hancurkan tetapi tetap baik untuk kawasan makanan. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/ dibentuk dari minyak bumi), biasa digunakan untuk kawasan makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah
1. Kuat,
2. Agak tembus cahaya,
3. Fleksibel dan permukaan agak berlemak.
4. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
5. Daya perlindungan terhadap uap air tergolong baik,
6. Kurang baik bagi gas-gas yang lain menyerupai oksigen.
7. Plastik ini sanggup didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan mempunyai resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk kawasan kuliner alasannya sulit bereaksi secara kimiawi dengan kuliner yang dikemas dengan materi ini.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun  KENALI KODE SEGITIGA PLASTIK

Polypropylene (PP). Barang dengan instruksi ini merupakan pilihan terbaik untuk materi plastik terutama untuk yang bekerjasama dengan kuliner dan minuman menyerupai kawasan menyimpan makanan, botol minum, kawasan obat dan botol minum untuk bayi. Cirinya biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik. Polipropilen lebih berpengaruh dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Jenis PP (polypropylene) ini ialah pilihan materi plastik terbaik, terutama untuk kawasan kuliner dan minuman menyerupai kawasan menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Carilah dengan instruksi angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan banyak sekali kuliner dan minuman.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun  KENALI KODE SEGITIGA PLASTIK

Polystyrene (PS). PS biasa digunakan sebagai materi kawasan makan styrofoam, kawasan minum sekali pakai, kawasan CD, karton kawasan telor, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan materi styrine ke dalam kuliner saat kuliner tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf manusia. Bahan ini dibanyak negara potongan di Amerika sudah melarang pemakaian kawasan kuliner berbahan styrofoam termasuk negara cina.

Polystyrene merupakan polimer aromatik yang sanggup mengeluarkan materi styrene ke dalam kuliner saat kuliner tersebut bersentuhan. Selain kawasan makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan materi konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, alasannya selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada perempuan yang berakibat pada duduk kasus reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga alasannya materi ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, materi ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini sanggup dikenali dengan instruksi angka 6, namun bila tidak tertera instruksi angka tersebut pada kemasan plastik, materi ini sanggup dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar,bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun  KENALI KODE SEGITIGA PLASTIK

Other. Barang dengan instruksi ini bisa didapatkan di kawasan kuliner dan minuman menyerupai botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan materi utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam kuliner dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari materi plastik Polycarbonate.

Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu:
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS – acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC – polycarbonate,
4. Nylon

Dapat ditemukan pada kawasan kuliner dan minuman menyerupai botol minum olahraga, sparepart mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS mempunyai resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai materi mainan lego dan pipa.Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu materi plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan kuliner ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan instruksi 7 serta goresan pena PC? PC – atau nama Polycarbonate sanggup ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan kuliner dan minuman, termasuk kaleng susu formula. Dapat mengeluarkan materi utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam kuliner dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk kawasan kuliner ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.

Dari Informasi diatas maka

1. Harus bijak dalam memakai plastik, khususnya instruksi 1, 3, 6, dan 7
(PC), seluruhnya mempunyai ancaman secara kimiawi. Gunakan hanya sekali
pakai.
2. Gunakan plastik dengan instruksi 2, 4, 5, dan 7 (SAN
atau ABS).

Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri kuliner ialah kontaminasi zat warna plastik dalam kuliner contohnya kita sering membeli gorengan di pinggir jalan, suka minta sama penjualnya yang panas kemudian sesudah digoreng dimasukkan ke kantong kresek hitam. Ternyata zat pewarna hitam ini jikalau terkena panas, bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk zat radikal beracun yang berbahaya bagi kesehatan terutama sanggup mengakibatkan sel badan berkembang tidak terkontrol menyerupai pada penyakit kanker.

Tips buat kita semua bagi para orang renta yang masih memerlukan botol susu untuk putra-putrinya:

1.Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
2.Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
3.Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, alasannya tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
4.Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
5.Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak sanggup dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun kuliner dalam keadaan panas. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum (biasa digunakan untuk kawasan air putih didalam kulkas).

Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak sanggup dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca. Cegahlah memanaskan kuliner yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, bungkuslah terlebih dahulu kuliner dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus saat akan dipanaskan di microwave oven. Cegah memakai kemasan plastik untuk mengemas kuliner berminyak atau berlemak. Cobalah untuk mulai memakai kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.

# Berbagai sumber